Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar di Tegalombo Kauman
  • Puncak Kemarau BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla
  • Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN
  • Perpustakaan Keliling Kunjungi Sekolah Pinggiran, Ajak Siswa Suka Baca dan Permainan Edukatif
  • Permintaan Pembuatan Kartu Kuning di Disnaker Ponorogo Meningkat, Didominasi CPMI
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2025
  • Agustus
  • 18
  • Cerita Bu Tutik, Penjahit Bendera Raksasa yang Berhasil Dikibarkan di Gunung Gamping Sampung
  • Headline
  • Jelajah

Cerita Bu Tutik, Penjahit Bendera Raksasa yang Berhasil Dikibarkan di Gunung Gamping Sampung

Gema Surya FM Senin 18 Agustus 2025 | 11:47 WIB
Bendera merah putih besar hasil tangan Bu Tutik yang terpasang di Gunung Gamping,, Monumen Reog. (Foto/Kominfo)

Bendera merah putih besar hasil tangan Bu Tutik yang terpasang di Gunung Gamping,, Monumen Reog. (Foto/Kominfo)

Di balik suksesnya pengibaran bendera merah putih raksasa di Gunung Gamping Sampung, Monumen Reog Ponorogo, ada tangan kreatif Tutik, warga Jalan Menur.

Tidak mudah menjahit bendera dengan ukuran 25 x 18 meter seorang diri.

Kepada Gema Surya, Tutik menceritakan jika dengan ketelatenan dan kesabaran ia akhirnya bisa menyelesaikan bendera berukuran besar tersebut. 

“Saya juga kaget awalnya dapat pesanan itu,” kata Tutik.

Dirinya kaget karena menerima orderan untuk membuat bendera ukuran besar satu minggu sebelum Hari Kemerdekaan.

Namun demi kecintaannya kepada tanah air, dirinya rela menolak pekerjaan lainnya demi menyelesaikan bendera itu.

“Saya tolak mas, pesanan yang lain-lain, ordera bendera merah putih besar ini saya fokuskan,” tambah Tutik.  

Meski tangannya harus sakit usai mengerjakan, begitu pula pinggangnya pegal akibat harus berdiri.

Pasalnya, mesin jahitnya standar untuk menjahit pakaian yang biasanya hanya maksimal 2 meter saja, tetapi saat itu harus menangani kain Merah Putih berukuran 25 x 18 meter sehingga harus disambung-sambung.

Yang membuatnya bangga, hasil karyanya tersebut akhirnya sukses dibentangkan di Gunung Gamping Sampung dan disaksikan ratusan warga di sana.

Ada rasa haru, bangga, bahkan sekujur tubuhnya merinding saat petugas berhasil mengibarkannya. (rl/ab) 

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Terekam CCTV, Detik-detik Pemuda Curi Rokok di Toko Warga Purwosari Babadan Ponorogo
Next: Target PAD Naik Rp63 Miliar, DPRD Minta Eksekutif Tidak Bebani Masyarakat

Related Stories

Mobil Pikap Terbakar karna Korsleting (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar di Tegalombo Kauman

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:46 WIB
Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:03 WIB
BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Puncak Kemarau BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:31 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.