Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar di Tegalombo Kauman
  • Puncak Kemarau BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla
  • Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN
  • Perpustakaan Keliling Kunjungi Sekolah Pinggiran, Ajak Siswa Suka Baca dan Permainan Edukatif
  • Permintaan Pembuatan Kartu Kuning di Disnaker Ponorogo Meningkat, Didominasi CPMI
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2025
  • April
  • 7
  • Balon Udara Jatuh di Ngrupit Jenangan Nyaris Bakar Rumah Warga
  • Headline
  • Jelajah

Balon Udara Jatuh di Ngrupit Jenangan Nyaris Bakar Rumah Warga

Gema Surya FM Senin 7 April 2025 | 11:46 WIB
Amrih

Sebuah balon udara tanpa awak jatuh dan membakar atap rumah milik Muhaimin, warga Jalan Raya Puspita Jaya No. 21, Dukuh Tengang, RT 03 RW 02, Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, pada Sabtu malam, 5 April 2025 sekitar pukul 22.45 WIB.

Akibat kejadian tersebut, sebagian atap rumah terbakar dan sempat membuat panik pemilik rumah serta warga sekitar. Beruntung, api berhasil dipadamkan sebelum merembet lebih luas.

Kapolsek Jenangan, AKP Amrih Widodo, membenarkan peristiwa tersebut. “Tidak diketahui pasti asal balon udara itu, namun kami pastikan bukan dari wilayah Jenangan,” tegasnya saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan, kejadian pertama kali diketahui oleh seorang pengguna jalan yang melihat api di atap rumah. Ia kemudian memberitahukan tetangga yang hendak membeli rokok. Karena pemilik rumah tak kunjung merespons saat dipanggil, warga kemudian menghubungi saudara korban dan bersama-sama memadamkan api.

“Dengan bantuan warga, balon udara yang sebagian terbakar berhasil ditarik turun dari atap, lalu dilakukan penyemprotan air hingga api benar-benar padam,” ungkapnya.

Dari hasil pemeriksaan, atap rumah diketahui terbuat dari kayu jati dan talang air berbahan karet, yang membuat api cepat menyambar. Adapun balon udara yang jatuh memiliki ukuran sekitar 1 meter x 5 meter, terbuat dari bahan plastik dengan rangka lingkaran bambu dan tali kawat di bagian bawah.

AKP Amrih mengimbau masyarakat untuk tidak lagi menerbangkan balon udara, apalagi tanpa awak dan pengawasan.

“Kami terus mengingatkan agar warga tidak bermain petasan dan menerbangkan balon udara karena sangat berbahaya. Kegiatan seperti ini sudah menimbulkan kerugian besar bagi warga,” tegasnya.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Terungkap Maling Motor di Kawasan Gandukepuh Sukorejo, Pelaku Ditangkap Polisi saat Buat Kunci Duplikat
Next: 5 Kios Pasar Balebatur Ngebel yang Rusak Tertimpa Pohon, akan Dirobohkan dan Dipindah ke Dalam

Related Stories

Mobil Pikap Terbakar karna Korsleting (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar di Tegalombo Kauman

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:46 WIB
Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:03 WIB
BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Puncak Kemarau BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:31 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.