Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi
  • Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal
  • Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026
  • Medan Ekstrem dan Perjalanan Panjang, Relawan EMT RSU Aisyiyah Ponorogo Berjuang Layani Warga Aceh
  • Dukung Ketahanan Pangan, PDA Aisyiyah Ponorogo Luncurkan Beauty Garden
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2024
  • Maret
  • 18
  • Belasan Warga Kena DBD, Warga Kelurahan Kepatihan Gelar Fogging Mandiri
  • Jelajah

Belasan Warga Kena DBD, Warga Kelurahan Kepatihan Gelar Fogging Mandiri

Gema Surya FM Senin 18 Maret 2024 | 10:30 WIB
Fogging mandiri secara swadaya dilakukan oleh warga Keluarahan Kepatihan.
Fogging mandiri secara swadaya dilakukan oleh warga Keluarahan Kepatihan. (Foto/Kiriman Husnul Arifandi)

Fogging mandiri secara swadaya dilakukan oleh warga Keluarahan Kepatihan.

Warga Kelurahan Kepatihan Ponorogo nyatakan perang terhadap nyamuk Aedes Aegypti. Semua RW di kelurahan yang dipimpin oleh Husnul Arifandi tersebut melakukan gerakan pemberantasan sarang nyamuk PSN melalui gerakan 3M plus fogging.

Mereka rela merogoh kocek sendiri untuk melakukan fogging secara swadaya. Kepada Gema Surya, Lurah Kepatihan Husnul Arifandi mengatakan wilayahnya sempat dinyatakan yang tertinggi untuk penderita demam berdarah yakni 13 kasus.

Beruntung, dari belasan tersebut, yang masih dirawat di rumah sakit tinggal dua orang saja. Yang paling rawan terkena DBD saat ini adalah anak-anak karena memiliki kebiasaan tidur di pagi atau sore hari. Selain itu, gerakan PSN juga merupakan instruksi dari Bupati Sugiri agar semua desa kelurahan serentak melakukan pemberantasan sarang nyamuk.

Dijelaskan bahwa fogging merupakan upaya terakhir setelah dilakukan kegiatan bersih-bersih, menguras, menutup, dan mengubur semua tempat yang digunakan untuk menampung air, karena air adalah salah satu media terbaik dalam perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegypti. (rl/ab) 

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Perluas Area TPA, Pemkab Siap Pinjam Lahan Perhutani di Wilayah Sukun
Next: Ditinggal Sholat Tarawih, Rumah Warga Desa Gontor Disasar Maling, Uang 25 Juta Amblas

Related Stories

gdx
  • Jelajah

Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 13:21 WIB
asz
  • Jelajah

Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 11:00 WIB
sz
  • Jelajah

Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 10:25 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.