Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Tanah Ambles di Desa Jrakah Sambit Ponorogo, Empat Rumah Terancam
  • Dapur Rumah Warga di Tempuran Sawo Rusak Diterjang Longsor, 2 Rumah Terancam Retakan Tanah
  • Harga 3 BBM Naik per 18 April 2026, Pemilik SPBU Khawatir Konsumen Beralih ke Subsidi karena Selisih Harga Besar
  • Imbas Geopolitik, Sejumlah Komoditas Naik, Ini Saran dari Pengamat Ekonomi
  • Hingga Pertengahan April, Tercatat 50 Kejadian Bencana Alam di Ponorogo.
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2024
  • Januari
  • 22
  • Masih Banyak APK Dipaku di Pepohonan, Bikin Gregetan Komunitas Gempa Adventure
  • Jelajah

Masih Banyak APK Dipaku di Pepohonan, Bikin Gregetan Komunitas Gempa Adventure

Gema Surya FM Senin 22 Januari 2024 | 15:50 WIB
APK Pohon
Salah satu APK yang dipaku di pohon. (Foto/Haekal)

Banyaknya alat peraga kampanye (APK) yang dipasang di pohon-pohon dengan cara dipaku, bikin gregetan Komunitas Gerakan Merah Putih Peduli Alam – Gempa Adventure.

Kelompok peduli lingkungan itu prihatin kesadaran para parpol peserta pemilu yang masih rendah. Meski yang melakukan kebanyakan diserahkan tim kampanye, namun setidaknya bisa diedukasi agar pemasangannya tidak melanggar aturan dan tetap care terhadap alam.

Seperti disampaikan Putri bagian SDM dan Lingkungan Gempa Adventure, mereka masih menemukan APK yang dipasang dengan cara dipaku di pohon-pohon sepanjang Jalan Raya Jenangan – Ngebel, Ponorogo – Madiun, dan arah Sawoo – Trenggalek.

Padahal jika pohon bisa teriak, tentu akan protes lantaran kesakitan dengan banyaknya paku yang menancap di tubuh pohon. Padahal keberadaan pohon-pohon anyoman dipinggir jalan itu, tidak sekedar peneduh tapi juga bisa menyerap polusi udara dan memberikan oksigen.

Sejauh ini pihak nya masih menunggu masa kampanye usai untuk turun tangan. Pengalaman pemilu sebelumnya, aksinya mencopoti paku di pohon sempat mendapat dukungan dari DPU PKP. (rl/ab)

 

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Maling Ingusan yang Tertangkap Polisi di Sragen, Sudah Lama Dibina Dinsos
Next: Warga Bulu Sambit Ditemukan Meninggal Dunia Dalam Sumur

Related Stories

WhatsApp Image 2026-04-18 at 13.41.50
  • Jelajah

Tanah Ambles di Desa Jrakah Sambit Ponorogo, Empat Rumah Terancam

Gema Surya FM Sabtu 18 April 2026 | 13:53 WIB
WhatsApp Image 2026-04-18 at 13.33.47
  • Jelajah

Dapur Rumah Warga di Tempuran Sawo Rusak Diterjang Longsor, 2 Rumah Terancam Retakan Tanah

Gema Surya FM Sabtu 18 April 2026 | 13:47 WIB
STOK BBM
  • Jelajah

Harga 3 BBM Naik per 18 April 2026, Pemilik SPBU Khawatir Konsumen Beralih ke Subsidi karena Selisih Harga Besar

Gema Surya FM Sabtu 18 April 2026 | 13:33 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.