Jelajah

Jualan Mie Lidi, Warga Tambakbayan Ini Beromset Rp 50 Juta per Bulan

“Kegagalan adalah sukses yang tertunda” sangat tepat untuk menggambarkan perjalanan Marjoko, seorang pemuda berusia 35 tahun yang awalnya mengalami kegagalan dalam usaha membuat makanan mie setan. Namun, kegagalannya tidak meruntuhkan semangatnya, malah menginspirasi untuk menciptakan sesuatu yang lebih baik.

Marjoko, warga Kelurahan Tambakbayan, Ponorogo, memulai usaha dengan membuat makanan mie setan yang sayangnya tidak mendapatkan tanggapan positif dari konsumen. Meskipun begitu, bukan kegagalan yang membuatnya menyerah. Sebaliknya, Marjoko berhasil mengubah nasibnya dengan menciptakan inovasi baru, yakni mie lidi.

Awalnya, Marjoko menggunakan alat giling mie dari usaha sebelumnya untuk memproduksi mie lidi. Meskipun hanya memiliki empat varian rasa awalnya, yaitu coklat, sapi panggang, jagung manis, dan balado pedas, mie lidi buatannya berhasil menarik perhatian konsumen.

Perubahan strategi ini membawa kesuksesan bagi Marjoko. Usahanya yang dirintis sejak tahun 2016 ini telah membuahkan hasil yang signifikan. Dalam sebulan, omzetnya mencapai minimal Rp50 juta, dengan mayoritas konsumen berasal dari kalangan remaja.

Marjoko tidak hanya bergantung pada penjualan langsung, tapi juga memanfaatkan media sosial sebagai alat pemasaran. Ia bekerja sama dengan konten kreator untuk membuat konten yang menarik tentang mie lidi, sehingga semakin banyak orang yang tertarik mencoba produknya.

Meski hanya lulusan SMA, Marjoko berhasil menciptakan lapangan pekerjaan. Saat ini, usahanya melibatkan 11 karyawan yang turut serta dalam memproduksi dan memasarkan mie lidi. Keberhasilannya juga membuka pasar di luar Pulau Jawa, menjadikan pelanggannya tidak hanya berasal dari Karesidenan Madiun saja.

Harga mie lidi produksi Marjoko bervariasi, mulai dari Rp 2.000 hingga Rp12.500, tergantung pada kemasan dan isi yang diinginkan oleh konsumen. Kesuksesan Marjoko tidak hanya menginspirasi dalam dunia bisnis, tetapi juga menjadi bukti bahwa kegagalan hanyalah langkah menuju kesuksesan yang sejati.

Is