Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • PLT Bupati Ponorogo Klaim Belum Ada ASN Yang Melanggar Selama WFH
  • Permudah Identifikasi, Ratusan Koper Jamaah Haji Ponorogo Diberi Kode Unik
  • Sengon Ambruk Timpa Kabel, 3 Tiang Listrik di Kocor Sawoo Roboh
  • PMI Asal Prayungan Sawoo Menderita Stroke di Taiwan, Ini Harapan Sang Istri
  • Hendak Mengecas HP, IRT di Tulung Sampung Meninggal Dunia Tersengat Listrik
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2022
  • November
  • 5
  • Tak Kuat, Jembatan Darurat Yang Terbuat Dari Bambu di Desa Ngrukem Mlarak Diganti Besi
  • Jelajah

Tak Kuat, Jembatan Darurat Yang Terbuat Dari Bambu di Desa Ngrukem Mlarak Diganti Besi

Gema Surya FM Sabtu 5 November 2022 | 09:37 WIB
WhatsApp Image 2022-11-04 at 10.48.22

Pemerintah desa Ngrukem Mlarak terpaksa menghentikan pembangunan jembatan darurat yang terbuat dari bambu. Ini setelah dilakukan test, kerangkanya tidak kuat, dimana ada bambu yang patah ketika dimuati beberapa orang. Karena faktor keselamatan kerangka bambu itu diganti dengan besi.

Bambang Mampriyono kepala desa Ngrukem Mlarak mengatakan, selain swadaya, akhirnya mengambil dana bencana alam dari anggaran desa. Dijelaskan jika pembangunan jembatan darurat itu sebenarnya sudah mencapai 50 persen dengan waktu pengerjaan selama 5 hari. 

Saat dilakukan uji coba, ternyata kerangka yang terbuat dari bambu tersebut tidak mampu menopang beberapa orang akhirnya patah. Beruntung segera diketahui sehingga setelah dilakukan musyawarah sepakat menggantikannya dengan besi saja.

Untuk sesek yang terlanjur dibuat masih bisa digunakan. Sejauh ini, pihaknya memang belum meminta bantuan ke Pemkab selama masih bisa ditangani pihak desa dan warga. Jembatan sepanjang 24 meter yang membelah sungai Ngijon itu nantinya sebagai akses penghubung antara Ngrukem dengan desa Kemuning Sambit.

Seperti diketahui jembatan desa Ngrukem Mlarak putus pada 7 Oktober 2022 lalu karena terseret banjir. Jembatan yang dinamakan Sidomukti ini telah berdiri sejak 1984, tahun lalu kondisinya retak-retak sehingga tidak boleh dilewati roda empat.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Jalan Ambles Dijalan Raya Ponorogo Pacitan Masuk Tugerejo Slahung, Truck Muatan Berat Wajib Waspada
Next: Cegah Banjir , Komunitas Morosari Mandiri Tanam Ratusan Pohon Disekitar DAS

Related Stories

qdho
  • Jelajah

PMI Asal Prayungan Sawoo Menderita Stroke di Taiwan, Ini Harapan Sang Istri

Gema Surya FM Jumat 24 April 2026 | 15:38 WIB
dmsas
  • Jelajah

Sengon Ambruk Timpa Kabel, 3 Tiang Listrik di Kocor Sawoo Roboh

Gema Surya FM Jumat 24 April 2026 | 15:50 WIB
gemeib
  • Jelajah

PLT Bupati Ponorogo Klaim Belum Ada ASN Yang Melanggar Selama WFH

Gema Surya FM Jumat 24 April 2026 | 16:26 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.