Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Peringati Hari Bumi, Kelompok Peduli Sungai Pasang Barikade Ban di Sungai Tambak Kemangi
  • Kemenhaj Ponorogo Ingatkan Jemaah Patuhi Aturan Barang Bawaan Pesawat
  • Jalur Jeruksing–Jabung Akhirnya Diperbaiki Tahun Ini, Anggaran Capai Rp3,5 Miliar
  • Aksi Penjambretan Gagal, Korban Pertahankan Tas Berisi Rp60 Juta di Bungkal Ponorogo
  • Viral Jalan Rusak Parah di Jalur Kesugihan–Ngebel, Kerap Picu Kecelakaan Tunggal
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2022
  • Juli
  • 14
  • Ahli Farmasi Curigai, ES Uap yang di Hendak Dimakan Bocil Asal Bajang Balong, Bukan Nitrogen Murni
  • Headline
  • Jelajah

Ahli Farmasi Curigai, ES Uap yang di Hendak Dimakan Bocil Asal Bajang Balong, Bukan Nitrogen Murni

Gema Surya FM Kamis 14 Juli 2022 | 10:31 WIB
kbul2
Gambar : Ilustrasi

Adanya kasus  bocah yang mulutnya terbakar diduga karena es uap di Ngasinan Jetis, menggelitik pengamat farmasi di Ponorogo untuk memberikan tanggapan. Arif Nasruhan, ketua Prodi Farmasi Akafarma Sunan Giri mencurigai   es smokey yang dikonsumsi bocah asal Bajang Balong tersebut tercampur senyawa kimia lain alias bukan nitrogen murni.

Bisa jadi senyawa kimia lain itu adalah Nitrogen Dioksida atau NO2 Nitrogen Oksida N2O dimana keduanya bisa meledak dan berbahaya. Jika yang digunakan Nitrogen murni, sifatnya  berupa cairan dengan suhu dibawah 100 derajat celsius dan sangat dingin. Memang nitrogen jika terkena tangan sensitif bisa melepuh tapi tidak menimbulkan api apalagi terbakar  seperti kasus yang viral kemarin.

Karenanya, patut diselidiki lebih lanjut penjualan makanan yang menggunakan senyawa Nitrogen untuk mengetahui kemurnian dan takarannya. Wakil ketua Ikatan Apoteker Indonesia – IAI cabang Ponorogo ini menjelaskan penggunaaan Nitrogen untuk makanan sebenarnya sudah diatur oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan ( BPOM dan diperbolehkan untuk tambahan pangan dan tambahan kemasan pangan. Tapi jika makanan mengandung senyawa Nitrogen diberikan untuk anak kecil, wajib diwaspadai karena asap yang ditimbulkan bisa membuat sesak nafas apalagi yang memiliki asma.

Sebelumnya publik di Ponorogo dibuat heboh dengan adanya bocil asal desa Bajang Balong yang mulut dan dadanya melepuh akibat terbakar diduga minum es uap.Saat itu, anak berusia 6 tahun tersebut diajak bapaknya melihat reyogan di Ngasinan Jetis. Karena haus dan tertarik dengan makanan yang mengeluarkan asap, maka bapaknya membelikannya. Saat ini korban dirawat intensif di RSU Muslimat Ponorogo.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Aji Bangkit Pamungkas Atlet Pencak Silat Asal Ponorogo Kembali Raih Emas Dalam Kejuaraan Dunia
Next: Sekda Agus Pramono, Siap Temui Kemenku Minta Perpanjangan Lelang Proyek DAK 28 Miliar

Related Stories

HRB
  • Jelajah

Peringati Hari Bumi, Kelompok Peduli Sungai Pasang Barikade Ban di Sungai Tambak Kemangi

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:47 WIB
MARJUNI
  • Jelajah

Kemenhaj Ponorogo Ingatkan Jemaah Patuhi Aturan Barang Bawaan Pesawat

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:42 WIB
James
  • Headline
  • Jelajah

Jalur Jeruksing–Jabung Akhirnya Diperbaiki Tahun Ini, Anggaran Capai Rp3,5 Miliar

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:28 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.