
2 Siswa SDN Setono yang Dipindah ke SDN 1 Japan Jadi Semangat Belajar (Foto: Yudi)
Wajah sumringah terpancar dari dua siswa SDN 1 Japan, Kecamatan Babadan, yang merupakan pindahan dari SDN Setono, Jenangan. Keduanya mengaku senang berada di sekolah baru karena memiliki lebih banyak teman dibandingkan saat masih bersekolah di SDN Setono yang kini telah diregrouping.
Kedua siswa tersebut yakni Amrizahroni, siswa kelas 4, dan Dafa Putra Pradana, siswa kelas 5. Keduanya mulai mengikuti kegiatan belajar mengajar di SDN 1 Japan sejak tahun ajaran baru beberapa waktu lalu, setelah SDN Setono diregrouping.
Amrizahroni mengatakan dirinya merasa senang bersekolah di SDN 1 Japan. Selain lokasinya dekat dengan rumah, ia juga kini memiliki banyak teman untuk bermain dan belajar bersama.
“Saya senang sekolah di sini karena dekat dengan rumah dan punya banyak teman. Waktu kelas 1 sampai sebelumnya di SDN Setono, saya tidak punya teman di kelas. Sempat ada satu, tetapi kemudian pindah juga,” ujar Amrizahroni.
Menurut Roni, dirinya bersama seorang temannya mulai pindah sekolah pada awal tahun ajaran baru setelah mengetahui SDN Setono tidak lagi melanjutkan kegiatan belajar mengajar seperti sebelumnya. Kondisi tersebut membuat keduanya harus melanjutkan pendidikan di sekolah lain.
Hal serupa dirasakan Dafa Putra Pradana. Siswa kelas 5 tersebut memilih pindah ke SDN 1 Japan setelah sekolah sebelumnya diregrouping. Ia mengaku senang karena di sekolah barunya memiliki banyak teman sehingga membuatnya lebih bersemangat mengikuti kegiatan belajar.
“Saya senang di sekolah baru karena punya banyak teman. Jadi lebih semangat untuk belajar dan bermain bersama teman-teman,” kata Dafa.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Radio Gema Surya, SDN Setono telah diregrouping sekitar satu bulan lalu karena minimnya jumlah siswa. Sebanyak enam siswa yang sebelumnya bersekolah di SDN Setono kemudian dipindahkan ke sekolah lain.
Dari jumlah tersebut, empat siswa dipindahkan ke SDN Singosaren Jenangan, sedangkan dua siswa lainnya, yakni Amrizahroni dan Dafa Putra Pradana, melanjutkan pendidikan di SDN 1 Japan Babadan.
Dengan adanya regrouping tersebut, para siswa harus beradaptasi dengan lingkungan sekolah baru. Namun bagi Amrizahroni dan Dafa, bertambahnya teman justru menjadi pengalaman baru yang membuat mereka lebih nyaman dan bersemangat dalam mengikuti proses belajar mengajar.



