
Pemdes Karangpatihan Balong Berikan Beasiswa (Foto: Eko Mulyadi)
Kepedulian Pemerintah Desa Karangpatihan, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, terhadap dunia pendidikan patut diapresiasi. Melalui program Karang Patihan Smart, pemerintah desa memberikan beasiswa bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu sejak tahun 2016. Bahkan, sejak tahun 2022, program tersebut diperluas dengan memberikan fasilitas kuliah gratis bagi warga yang memenuhi persyaratan, sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di desa.
Kepala Desa Karangpatihan, Eko Mulyadi, mengatakan hingga saat ini sudah ada enam mahasiswa asal desanya yang tengah menempuh pendidikan tinggi secara gratis melalui program tersebut. Bahkan, satu orang di antaranya telah berhasil menyelesaikan pendidikan dan lulus dari perguruan tinggi. Program ini terlaksana berkat kerja sama Pemerintah Desa Karangpatihan dengan sejumlah perguruan tinggi di Kabupaten Ponorogo.
“Program Karang Patihan Smart kami jalankan sejak tahun 2016 untuk membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu. Kemudian sejak tahun 2022 kami mengembangkan program ini hingga memberikan fasilitas kuliah gratis. Saat ini ada enam mahasiswa yang sedang kuliah, dan satu orang sudah berhasil lulus. Semua ini terlaksana berkat kerja sama dengan beberapa perguruan tinggi di Ponorogo,” ujar Eko Mulyadi.
Ia menjelaskan, terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk memperoleh fasilitas kuliah gratis tersebut. Di antaranya berasal dari keluarga kurang mampu, memiliki minat yang kuat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, serta belum menerima beasiswa pendidikan dari perguruan tinggi di luar daerah. Menurutnya, sejumlah warga Karangpatihan juga berhasil melanjutkan pendidikan di luar Ponorogo melalui program beasiswa lain, seperti Bidikmisi.
Eko menuturkan, lahirnya program kuliah gratis dilatarbelakangi banyaknya lulusan SMA atau sederajat yang memilih langsung bekerja karena keterbatasan biaya. Kondisi tersebut mendorong pemerintah desa untuk menghadirkan solusi agar generasi muda tetap memiliki kesempatan mengenyam pendidikan tinggi tanpa terbebani persoalan ekonomi.
“Kami ingin anak-anak di Karangpatihan memiliki kesempatan yang sama untuk meraih pendidikan tinggi. Dengan kuliah, mereka diharapkan mampu mengembangkan diri, meningkatkan kemampuan berpikir, memiliki keterampilan yang lebih baik, dan pada akhirnya dapat mengubah masa depan mereka menjadi lebih baik. Pendidikan adalah investasi jangka panjang bagi kemajuan desa,” pungkasnya.
Melalui program Karang Patihan Smart, Pemerintah Desa Karangpatihan berharap semakin banyak generasi muda yang dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi sehingga mampu mencetak sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing di masa depan.



