
DPRD Dorong Eksekutif Percepat Pekerjaan Proyek Infrastruktur (Foto: Yudi)
Keterlambatan sejumlah proyek pembangunan jalan pada tahun 2025 menjadi perhatian serius DPRD Kabupaten Ponorogo. Dewan meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis bergerak lebih cepat dan lebih cermat dalam mengeksekusi proyek infrastruktur agar tidak kembali terjadi keterlambatan, bahkan gagal terlaksana seperti tahun sebelumnya.
Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, mengatakan keterlambatan proyek harus menjadi bahan evaluasi menyeluruh bagi pemerintah daerah. Menurutnya, setiap tahapan pekerjaan, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan, harus dipersiapkan lebih matang sehingga proyek dapat selesai tepat waktu dan manfaatnya segera dirasakan masyarakat.
“Keterlambatan proyek harus menjadi evaluasi bersama. OPD teknis harus bekerja lebih cepat dan lebih cerdas dalam menyiapkan seluruh proses pembangunan, sehingga pekerjaan bisa dimulai lebih awal dan selesai sesuai target,” ujar Dwi Agus Prayitno.
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang akrab disapa Kang Wi itu menilai kendala teknis, seperti fluktuasi harga aspal yang sempat memengaruhi penyusunan Harga Perkiraan Sendiri (HPS), tidak boleh dijadikan alasan untuk menunda pelaksanaan proyek. Menurutnya, pemerintah daerah harus mampu mengantisipasi berbagai dinamika tersebut melalui perencanaan yang lebih baik.
Ia juga mengingatkan agar tidak ada lagi proyek yang dikerjakan secara terburu-buru menjelang akhir tahun hanya untuk mengejar penyerapan anggaran. Kondisi tersebut dinilai berisiko menurunkan kualitas hasil pekerjaan dan berpotensi merugikan masyarakat.
“Jangan sampai ada proyek instan yang dikerjakan asal selesai di penghujung tahun hanya demi mengejar penyerapan anggaran. Yang terpenting adalah kualitas pekerjaan dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.
DPRD juga meminta Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, untuk turun langsung mengawal percepatan pelaksanaan proyek infrastruktur. Dengan pengawasan yang lebih intensif, diharapkan seluruh pekerjaan dapat berjalan sesuai jadwal sehingga pembangunan jalan di berbagai wilayah Ponorogo bisa segera dinikmati masyarakat tanpa kembali mengalami keterlambatan.



