
Pelaku curanmor di Sidoarjo (Foto: istimewa)
Keluarga Bagus Setiyadi (31), warga Desa Jimbe, Kecamatan Jenangan, Ponorogo, yang menjadi korban penusukan saat menggagalkan aksi pencurian sepeda motor di area parkir Alfamidi Sedati, Sidoarjo, Senin malam (22/6/2026), mengalami kesulitan biaya untuk pengobatan di rumah sakit.
Usai korban menjalani perawatan di Rumah Sakit Siti Khodijah Sepanjang, pihak keluarga langsung mengurus surat keterangan tidak mampu ke pemerintah desa dan Dinas Sosial agar mendapatkan bantuan pembiayaan pengobatan.
Kepala Desa Jimbe, Manto, mengatakan dirinya mengetahui peristiwa yang menimpa warganya setelah keluarga korban datang meminta surat keterangan tidak mampu.
Menurut Manto, saat kejadian Bagus Setiyadi berusaha menggagalkan aksi pencurian sepeda motor di area parkir Alfamidi. Namun, pelaku justru menyerang korban menggunakan senjata tajam hingga mengalami luka serius di bagian perut.
“Keluarga korban datang ke desa untuk mengurus surat keterangan tidak mampu. Harapannya surat tersebut bisa menjadi dasar pengajuan rekomendasi ke Dinas Sosial agar biaya pengobatan korban dapat dibantu,” ujar Manto.
Ia berharap proses administrasi yang sedang diurus dapat membantu meringankan beban keluarga korban yang saat ini masih fokus mendampingi Bagus menjalani perawatan intensif.
Sebelumnya, peristiwa tersebut sempat viral di media sosial. Seorang pria asal Ponorogo mengalami luka berat setelah ditusuk pria yang diduga hendak mencuri sepeda motor di area parkir Alfamidi Jalan Raya Sedati Gede, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, Senin malam (22/6/2026).
Korban diketahui bernama Bagus Setiyadi (31), warga Desa Jimbe, Kecamatan Jenangan, Ponorogo. Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Siti Khodijah Sepanjang akibat luka serius di bagian perut.
Sementara itu, pelaku berinisial F (28), warga Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan, Madura, berhasil diamankan polisi bersama warga tidak lama setelah kejadian. Sedangkan satu pelaku lainnya dilaporkan berhasil melarikan diri dan masih dalam pengejaran petugas.



