
freezer tempat menyimpan makanan beku (foto: IStimewa)
Seringnya pemadaman listrik dalam beberapa waktu terakhir berdampak besar terhadap pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) di Kabupaten Ponorogo. Pemadaman yang terjadi secara mendadak membuat para pelaku usaha kelabakan karena mengganggu proses produksi dan aktivitas usaha sehari-hari.
Ketua Forum IKM Ponorogo, Sunarto, mengatakan banyak pelaku IKM mengeluhkan pemadaman listrik yang terjadi tanpa pemberitahuan. Menurutnya, kondisi tersebut sangat memengaruhi jalannya usaha, terutama ketika pelaku IKM sedang menyelesaikan pesanan dari pelanggan.
“Banyak pelaku IKM yang mengeluh karena pemadaman listrik terjadi secara mendadak. Kondisi ini tentu mengganggu aktivitas usaha dan membuat pelaku usaha harus mencari solusi di tengah proses produksi,” ujar Sunarto.
Menurutnya, dampak paling terasa terjadi saat pelaku usaha sedang menerima order dalam jumlah besar. Ketika listrik tiba-tiba padam, proses produksi terhenti dan berpotensi menghambat penyelesaian pesanan.
“Kalau sedang banyak pesanan, lalu listrik tiba-tiba padam, pelaku IKM benar-benar harus memutar otak agar pesanan tetap bisa diselesaikan tepat waktu,” katanya.
Sunarto menambahkan, pelaku usaha di sektor makanan beku atau frozen food menjadi salah satu yang paling terdampak. Mereka bahkan harus mengeluarkan biaya tambahan untuk menyediakan genset demi menjaga kualitas produk agar tidak rusak akibat padamnya aliran listrik.
“Pelaku usaha frozen food terpaksa mengeluarkan anggaran lebih untuk membeli genset. Hal itu dilakukan agar produk tetap terjaga dan tidak mengalami kerusakan saat listrik padam,” jelasnya.
Meski memahami bahwa persoalan kelistrikan yang terjadi saat ini merupakan permasalahan berskala nasional, pihaknya berharap kondisi tersebut segera teratasi agar tidak terus menghambat produktivitas dan pertumbuhan usaha kecil di Ponorogo.
“Kami memahami bahwa ini menjadi persoalan nasional. Namun, kami berharap masalah ini segera teratasi sehingga pelaku IKM dapat kembali menjalankan usahanya dengan tenang dan produktif,” pungkas Sunarto.



