
Proses Pembangunan Rumah pak Mistono (foto: Miseni)
Beban hidup Mistono, seorang lansia warga RT 02/RW 01 Dukuh Kiringan, Desa Karanglo Kidul, Kecamatan Jambon, Ponorogo, sedikit berkurang. Pria yang hidup bersama dua anak perempuannya yang juga mengalami keterbelakangan mental itu kini segera memiliki rumah yang lebih layak huni setelah rumah reyot yang ditempatinya dibangun ulang melalui bantuan berbagai pihak.
Ketua RT setempat, Miseni, mengatakan proses pembangunan rumah saat ini telah mencapai sekitar 65 persen. “Saat ini pembangunan sudah masuk tahap pengerjaan dinding dan kami menargetkan dalam waktu sekitar satu bulan ke depan rumah sudah bisa ditemati,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan rumah tersebut terlaksana berkat dukungan banyak pihak. “Dana yang terkumpul mencapai sekitar Rp40 juta yang berasal dari berbagai donatur, di antaranya Baznas, anggota DPR RI, dan Lazismu,” jelasnya.
Meski demikian, pihaknya masih membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin membantu. “Kebutuhan pembangunan masih cukup banyak, sehingga kami tetap membuka bantuan dari para dermawan yang ingin ikut membantu,” ungkap Miseni.
Ia menjelaskan, selama ini Mistono dan keluarganya hidup dalam keterbatasan. “Pak Mistono dan kedua anak perempuannya mengalami keterbelakangan mental sehingga tidak bisa bekerja. Untuk kebutuhan sehari-hari mereka banyak bergantung pada bantuan dan kepedulian warga sekitar,” terangnya.
Sebelum mendapatkan bantuan, keluarga tersebut tinggal di rumah yang kondisinya sangat memprihatinkan. Sebagian besar kayu penyangga sudah lapuk dan dinding kalsiboard banyak yang rusak sehingga membahayakan penghuni rumah.



