
pencemaran sungai di sekitar MTSN 3 Ngunut babadan
Sempat viral di media sosial, sebuah video memperlihatkan kondisi sungai di dekat MTsN 3 Ngunut, Babadan, Ponorogo yang airnya tampak hitam pekat. Video tersebut diduga direkam warga yang resah dengan kondisi pencemaran sungai yang tak kunjung ditangani.
Pencemaran tersebut juga menimbulkan bau tidak sedap sehingga mengganggu aktivitas warga di sekitar lokasi.
Kepala Desa Ngunut, Kecamatan Babadan, Siti Kotijah mengatakan, pihaknya langsung berkoordinasi dengan dinas terkait setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Kami langsung melaporkan ke Dinas Lingkungan Hidup dan DPU setelah menerima keluhan warga,” ujar Siti Kotijah.
Ia menjelaskan, langkah penanganan yang dilakukan adalah dengan melakukan pembersihan serta menggelontorkan air dari kawasan Ngebel untuk memperlancar aliran sungai.
“Sudah dilakukan pembersihan dan penggelontoran air dari Ngebel agar aliran sungai kembali lancar,” imbuhnya.
Saat ini, kondisi sungai disebut sudah kembali normal, dengan air yang lebih jernih dan bersih dari tumpukan sampah.
“Sekarang alhamdulillah airnya sudah jernih kembali dan sampah sudah dibersihkan,” jelasnya.
Siti mengakui, sebelum dilakukan penanganan, kondisi sungai memang cukup parah. Air tampak hitam pekat dan terdapat banyak gumpalan berwarna hijau yang mengendap di sekitar dam.
“Sebelumnya air sungai memang hitam pekat dan ada gumpalan hijau di sekitar dam,” katanya.
Pihaknya menduga, kondisi tersebut terjadi karena tidak adanya aliran air yang cukup akibat tidak turun hujan, sehingga limbah dan kotoran mengendap di satu titik.
“Diduga karena tidak hujan, sehingga aliran tidak lancar dan kotoran menumpuk di satu titik,” pungkasnya.



