Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • PLT Bupati Ponorogo Klaim Belum Ada ASN Yang Melanggar Selama WFH
  • Permudah Identifikasi, Ratusan Koper Jamaah Haji Ponorogo Diberi Kode Unik
  • Sengon Ambruk Timpa Kabel, 3 Tiang Listrik di Kocor Sawoo Roboh
  • PMI Asal Prayungan Sawoo Menderita Stroke di Taiwan, Ini Harapan Sang Istri
  • Hendak Mengecas HP, IRT di Tulung Sampung Meninggal Dunia Tersengat Listrik
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2026
  • April
  • 24
  • Banyak yang Beralih ke Gas 3 Kg Imbas Kenaikan LPG Non Subsidi, Pemilik Agen Akui Sulit Lakukan Pengawasan
  • Jelajah

Banyak yang Beralih ke Gas 3 Kg Imbas Kenaikan LPG Non Subsidi, Pemilik Agen Akui Sulit Lakukan Pengawasan

Gema Surya FM Jumat 24 April 2026 | 06:44 WIB
Foto : Ilustrasi

Foto : Ilustrasi

Kenaikan harga LPG nonsubsidi memicu kekhawatiran di tengah masyarakat. Lonjakan harga tersebut mendorong sebagian warga mencari alternatif, salah satunya dengan beralih ke penggunaan LPG 3 kilogram yang bersubsidi.

Diketahui, harga LPG nonsubsidi ukuran 12 kilogram dan 5,5 kilogram resmi naik per 18 April 2026. Di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur, harga LPG 12 kilogram kini mencapai Rp 228.000, sementara ukuran 5,5 kilogram berada di angka Rp 107.000.

Kenaikan ini pun dikeluhkan oleh masyarakat, termasuk para pelaku usaha yang cukup bergantung pada pasokan LPG nonsubsidi untuk operasional sehari-hari.

Menanggapi kondisi tersebut, salah satu agen LPG di Ponorogo, Agus Mustofa Latif, menyebut potensi peralihan konsumen dari LPG nonsubsidi ke LPG subsidi sangat mungkin terjadi.

“Potensi migrasi itu sangat mungkin, karena selisih kenaikannya cukup besar,” ujarnya.

Ia mengakui, pihak agen maupun pangkalan akan kesulitan melakukan pengawasan di lapangan. Pasalnya, tidak memungkinkan untuk menolak konsumen yang datang membawa tabung LPG 3 kilogram.

“Kami tidak mungkin menolak kalau ada konsumen datang membawa tabung 3 kilo. Yang bisa dilakukan hanya mengedukasi agar konsumen nonsubsidi tetap bertahan,” jelas Agus.

Menurutnya, jika terjadi perpindahan secara besar-besaran, dampaknya akan cukup serius, terutama terhadap ketersediaan LPG subsidi yang sejatinya diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu.

“Kalau migrasi besar-besaran terjadi, dampaknya luar biasa. Stok LPG 3 kilo bisa terganggu, padahal itu untuk warga miskin,” tegasnya.

Meski demikian, hingga saat ini dampak kenaikan harga LPG nonsubsidi di tingkat agen dinilai belum terlalu signifikan. Permintaan LPG ukuran 5,5 kilogram maupun 12 kilogram masih terpantau tinggi.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Permudah Identifikasi, Ratusan Koper Jamaah Haji Ponorogo Diberi Kode Unik

Related Stories

qdho
  • Jelajah

PMI Asal Prayungan Sawoo Menderita Stroke di Taiwan, Ini Harapan Sang Istri

Gema Surya FM Jumat 24 April 2026 | 15:38 WIB
dmsas
  • Jelajah

Sengon Ambruk Timpa Kabel, 3 Tiang Listrik di Kocor Sawoo Roboh

Gema Surya FM Jumat 24 April 2026 | 15:50 WIB
gemeib
  • Jelajah

PLT Bupati Ponorogo Klaim Belum Ada ASN Yang Melanggar Selama WFH

Gema Surya FM Jumat 24 April 2026 | 16:26 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.