Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Gontor FC Tantang Timnas All Star, Perayaan 1 Abad Gontor di Supercoppa
  • Masakan Sate Gule Jadi Primadona, Jasa Masak Diserbu Saat Idul Adha
  • Lempar Jumroh Jemaah KBIHU Surya Mabrur Berjalan Lancar, 97 Persen Jemaah Sehat
  • Baru Terbentuk, Tim URC Satreskrim Polres Ponorogo Berhasil Meringkus 2 Spesialis Maling Motor
  • Iduladha, Jasa Membuat Abon dan Olahan Daging Laris Manis
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2026
  • April
  • 8
  • Tanah Longsor di Desa Banaran Pulung, Terjang 6 Rumah Warga
  • Jelajah

Tanah Longsor di Desa Banaran Pulung, Terjang 6 Rumah Warga

Gema Surya FM Rabu 8 April 2026 | 10:52 WIB
Banaran

Sedikitnya enam rumah dilaporkan rusak akibat bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Banaran, Kecamatan Pulung, pada Minggu siang, 5 April 2026. Enam rumah tersebut dihuni sekitar 18 kepala keluarga (KK).

Kepala Desa Banaran, Sarnu, saat dikonfirmasi mengungkapkan bahwa tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Namun, kerugian materi diperkirakan mencapai jutaan rupiah. Kerusakan paling parah dialami rumah milik Sugeng Prianto dan Jamal Harsono, warga Dukuh Krajan, Banaran.

“Ada enam rumah yang terdampak dan dihuni sekitar 18 KK. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, tetapi kerugian ditaksir mencapai jutaan rupiah,” ujar Sarnu.

Ia menjelaskan, longsor terjadi karena saluran air di samping rumah warga tidak mampu menampung debit air hujan. Akibatnya, saluran tersumbat dan tebing di sisi rumah warga longsor.

“Saluran air di samping rumah warga tidak bisa menampung debit air, sehingga tersumbat dan menyebabkan tebing di samping rumah longsor,” jelasnya.

Tebing yang longsor memiliki lebar sekitar 5 meter dengan ketinggian kurang lebih 10 meter. Pemerintah Desa Banaran bersama warga langsung melakukan kerja bakti membersihkan material longsor sekaligus mengedukasi masyarakat agar lebih waspada jika hujan deras turun dalam durasi lama.

Sementara itu, warga setempat, Wahrudin, mengatakan longsor dipicu hujan deras selama hampir tiga jam. Menurutnya, warga sempat trauma mengingat Banaran pernah diterjang longsor beberapa tahun silam.

“Hujan deras hampir tiga jam membuat warga khawatir, karena kami masih trauma dengan longsor yang pernah terjadi beberapa tahun lalu,” kata Wahrudin.

Ia menambahkan, ketika hujan deras kembali turun, warga memilih mengungsi ke rumah tetangga yang lebih aman. Selain merusak rumah, longsor juga menyebabkan ladang warga dan akses jalan tertutup lumpur.

“Kalau hujan deras, warga langsung mengungsi ke rumah tetangga yang lebih aman. Selain rumah, ladang dan jalan juga sempat tertutup lumpur,” pungkasnya.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Masakan Sate Gule Jadi Primadona, Jasa Masak Diserbu Saat Idul Adha

Related Stories

FXCV
  • Jelajah

Gontor FC Tantang Timnas All Star, Perayaan 1 Abad Gontor di Supercoppa

Gema Surya FM Minggu 31 Mei 2026 | 16:52 WIB
proses pembuatan sate gule (foto: ani)
  • Jelajah

Masakan Sate Gule Jadi Primadona, Jasa Masak Diserbu Saat Idul Adha

Gema Surya FM Sabtu 30 Mei 2026 | 14:12 WIB
Jemaah KBIHU (Foto: H. Tantowi Mudhofar SHI. MAg)
  • Headline
  • Jelajah

Lempar Jumroh Jemaah KBIHU Surya Mabrur Berjalan Lancar, 97 Persen Jemaah Sehat

Gema Surya FM Sabtu 30 Mei 2026 | 13:54 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.