
Desakan masyarakat tinggi, baliho salah satu film di Jl. Jenderal Sudirman diturunkan sendiri oleh vendor. (Foto/Dok. Kominfo)
Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfo) Kabupaten Ponorogo mendapat banyak pengaduan dari masyarakat terkait keberadaan papan baliho atau billboard promosi film bertuliskan “Aku Harus Mati” di Jalan Jenderal Sudirman yang dinilai meresahkan.
Masyarakat merasa tidak nyaman dengan tulisan judul film tersebut beserta gambarnya yang menyeramkan, serta dikhawatirkan memengaruhi psikologi anak-anak.
Kepala Dinas Kominfo Ponorogo, Sapto Djatmiko, mengatakan sudah menyampaikan hal tersebut ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).
Menurutnya, ada baiknya mengkaji lagi perizinannya mengingat secara konten memang meresahkan. Sapto menambahkan bahwa ruang publik harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan inklusif bagi semua kalangan, termasuk anak-anak.
Karena itu, setiap materi komunikasi di ruang publik perlu memperhatikan aspek kepatutan dan dampak psikologis bagi masyarakat luas.
Sementara itu, informasi yang didapat tim Jelajah Pagi, baliho promosi film “Aku Harus Mati” di Jalan Jenderal Sudirman tersebut sudah diturunkan pada Senin pagi, 6 April 2026, sekitar pukul 08.00 WIB.
Satpol PP Pemkab saat dikonfirmasi mengaku bahwa penurunan dilakukan sendiri oleh pihak vendor. (rl/ab)



