
Kabar tidak beroperasinya Angkutan Cerdas Sekolah (ACS) selama sepekan terakhir dibantah Dinas Perhubungan. Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan, Riza Fitria, menegaskan layanan ACS tetap berjalan dan akan kembali normal mulai 6 April 2026.
Menurut Riza, layanan sempat tidak terlihat optimal karena menyesuaikan masa libur Lebaran, sementara kegiatan belajar mengajar baru kembali dimulai pada 30 Maret 2026 sehingga selama sepekan terakhir belum berjalan efektif.
Riza Fitria, Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan mengatakan, “ACS sebenarnya tetap beroperasi, hanya saja kami menyesuaikan dengan kalender pendidikan. Karena sebelumnya masih suasana libur Lebaran dan KBM baru dimulai lagi tanggal 30 Maret, maka operasional penuh baru akan kembali efektif mulai 6 April.”
Ia menambahkan, operasional ACS selalu mengikuti kalender pendidikan dan pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan agar layanan benar-benar sesuai kebutuhan siswa.
Saat ini terdapat 50 armada ACS yang melayani 17 rute, dengan trayek terjauh menuju Sawoo dan Slahung. Setiap armada angkodes mampu menampung minimal 12 siswa, sedangkan armada minibus dapat melayani sekitar 16 siswa.
Tahun ini Dishub juga mengubah sistem kerja sama, dari sebelumnya kontrak personal dengan masing-masing sopir menjadi kontrak melalui koperasi yang menaungi layanan ACS.
“Sekarang kontraknya melalui koperasi, tidak lagi personal dengan sopir. Dengan pola ini pengelolaan lebih tertata dan pengawasan layanan juga lebih mudah,” ujar Riza.
Pemerintah Kabupaten mengalokasikan anggaran lebih dari Rp1 miliar per tahun untuk mendukung operasional 50 armada ACS tersebut.



