
Sejumlah SPBU di Ponorogo dipenuhi antrean panjang kendaraan sejak akhir Maret 2026. Warga berbondong-bondong membeli Pertalite maupun Solar setelah beredar kabar harga BBM akan naik mulai 1 April. Padahal hingga Rabu (1/4/2026), pemerintah memastikan belum ada kenaikan harga BBM bersubsidi maupun non-subsidi.
Pemilik salah satu SPBU di Ponorogo, Agus Mustofa Latif, membenarkan lonjakan antrean konsumen tersebut. Menurutnya, warga mulai melakukan panic buying lantaran termakan isu yang sumbernya tidak jelas.
“Sejak akhir Maret memang terjadi antrean panjang. Warga banyak yang khawatir BBM naik mulai 1 April, padahal kabar itu belum jelas sumbernya dan ternyata hoaks,” kata Agus Mustofa Latif.
Ia menegaskan, pihak SPBU tetap melayani pembelian seperti hari-hari biasa tanpa ada pengurangan jatah penyaluran. Stok BBM yang tersedia juga masih sesuai kuota dari Pertamina dan tidak ada perubahan harga. Pemerintah dan Pertamina sendiri telah menegaskan harga Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter per 1 April 2026.
“Stok di SPBU kami aman, tetap sesuai kuota dari Pertamina. Tidak ada kenaikan harga, jadi masyarakat sebenarnya tidak perlu panik,” imbuhnya.
Agus menilai aksi panic buying justru memperparah situasi. Barang yang awalnya tersedia cukup menjadi cepat habis karena adanya aksi borong oleh masyarakat.
“Kalau masyarakat memborong karena takut naik, justru barang yang awalnya cukup bisa terlihat langka. Ini yang membuat antrean semakin panjang,” ujarnya.
Selain berpotensi membuat stok cepat menipis, panic buying juga dinilai membuang waktu dan tenaga masyarakat karena harus mengantre lama, padahal isi tangki kendaraan rata-rata masih cukup untuk beberapa hari ke depan.
Ia berharap masyarakat lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar, terutama terkait isu kenaikan BBM, dengan selalu menunggu pengumuman resmi dari pemerintah atau Pertamina.
“Harapan kami masyarakat bisa lebih bijak menyikapi informasi BBM naik. Jangan mudah percaya kabar yang belum jelas, supaya tidak terjadi panic buying seperti ini,” pungkasnya.



