
Warga diminta waspada terhadap tamu tak dikenal menjelang Lebaran. Sebab, tamu yang tidak dikenal bisa saja merupakan pelaku penipuan maupun pencurian. Hal ini seperti yang dialami pasangan suami istri, Mistun dan Bonari, warga Desa Kalimalang, Kecamatan Sukorejo, Ponorogo.
Pasangan tersebut harus kehilangan uang tunai senilai Rp10 juta serta perhiasan emas seberat 33 gram setelah rumahnya didatangi orang tak dikenal pada Kamis (5/3/2026) siang.
Kepala Desa Kalimalang, Riyadi, mengatakan dirinya mengetahui kejadian tersebut setelah mendapat laporan dari anak korban pada Sabtu (7/3/2026).
“Awalnya saya dapat laporan dari anaknya saat saya sedang safari Ramadan di masjid dan musala. Saat itu juga saya menyampaikan imbauan kepada warga agar berhati-hati dengan berbagai modus penipuan, salah satunya menyaru sebagai terapis kesehatan,” ujarnya.
Riyadi menjelaskan, kasus tersebut terungkap setelah korban bercerita kepada anaknya bahwa dirinya baru saja menjalani terapi kesehatan di rumah. Padahal, menurut anak korban, orang tuanya tidak sedang menjalani terapi apa pun.
Karena merasa curiga, anak korban kemudian mengecek rumah orang tuanya yang berjarak sekitar 200 meter. Saat diperiksa, pintu lemari di dalam rumah sudah dalam kondisi rusak diduga dicongkel menggunakan gunting.
Setelah dicek, uang tunai sebesar Rp10 juta dan perhiasan emas 33 gram milik korban telah hilang.
Dari keterangan korban, pada Kamis siang rumah mereka didatangi empat orang tak dikenal yang terdiri dari dua laki-laki dan dua perempuan berusia muda. Mereka berbicara dengan logat Sunda namun menggunakan bahasa Indonesia.
Keempat orang tersebut mengetuk pintu rumah dan menawarkan terapi kesehatan. Karena tidak curiga, korban akhirnya mempersilakan mereka masuk ke dalam rumah.
Bonari kemudian mengikuti terapi tersebut dengan ditempeli semacam koyo di bagian kaki. Sementara salah satu perempuan meminta Mistun mengantarnya ke kamar mandi.
Sekitar 45 menit kemudian, para pelaku pamit meninggalkan rumah korban. Mereka diduga pergi menggunakan mobil Avanza warna silver dengan pelat nomor B.
Atas kejadian tersebut, korban telah melaporkan kasus pencurian itu ke pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.



