Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Damkar Evakuasi Ular Pithon di Dua Lokasi, Patihan Kidul Siman dan Setono Jenangan
  • Kebakaran Rumah di Desa Campursari Sambit , Kerugian 200 Juta
  • 564 Jemaah Haji Ponorogo Akan Tiba 5 Juni 2025 di Sambut di Alon-Alon
  • Pembukaan Grebeg Suro Dijadwalkan 6 Juni 2026, FNRP dan FRR Diikuti Puluhan Grup Reog
  • Soal Ada Warga Sakit dan Harus Ditandu, Ini Penjelasan Sekdes Temon Ngrayun
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2026
  • Januari
  • 30
  • Mbah Kirno, ODGJ yang Terkurung 20 Tahun di Kotak Besi, Akhirnya Dievakuasi Polisi
  • Headline
  • Jelajah

Mbah Kirno, ODGJ yang Terkurung 20 Tahun di Kotak Besi, Akhirnya Dievakuasi Polisi

Gema Surya FM Jumat 30 Januari 2026 | 06:59 WIB
Kir

Setelah hidup selama kurang lebih 20 tahun dalam kurungan jeruji besi, seorang kakek dengan gangguan jiwa bernama Mbah Kirno akhirnya menghirup udara kebebasan. Warga Desa Temon, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo itu resmi dibebaskan pada Kamis, 29 Januari 2026.

Pembebasan Mbah Kirno dilakukan dengan cara membuka paksa kandang besi yang mengurungnya menggunakan mesin gerinda. Proses evakuasi tersebut dipimpin langsung oleh Ipda Purnomo, perwira polisi sekaligus penggiat sosial dari Polres Lamongan yang dikenal aktif dalam aksi-aksi kemanusiaan, khususnya pendampingan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dan warga kurang mampu.

Ipda Purnomo menegaskan kedatangannya bukan semata menjalankan tugas kepolisian, melainkan membawa misi kemanusiaan.

“Kami datang bukan sekadar menjalankan tugas, tetapi membawa misi kemanusiaan. Menjemput, membebaskan, dan merawat seorang lelaki yang selama bertahun-tahun dipasung karena gangguan kejiwaan,” ujar Ipda Purnomo.

Usai dibebaskan, Mbah Kirno langsung dibawa ke Pondok Rehabilitasi Mental Yayasan Berkah Bersinar Abadi di Lamongan untuk menjalani perawatan dan pengobatan. Pondok rehabilitasi tersebut dikelola langsung oleh Ipda Purnomo.

Menurut Purnomo, praktik pemasungan ini dipengaruhi oleh pemahaman keluarga yang meyakini Mbah Kirno memiliki kekebalan tertentu sehingga tidak diperbolehkan menyentuh tanah selama dikurung.

“Keluarga meyakini jika Mbah Kirno menyentuh tanah, kekuatan supranaturalnya akan kembali dan dikhawatirkan mengamuk,” jelasnya.

Langkah pembebasan ini, lanjut Purnomo, diharapkan dapat memutus rantai pemasungan sekaligus membuka harapan baru bagi Mbah Kirno agar bisa hidup lebih layak.

“Yang terpenting, kami ingin memberikan kesempatan agar beliau bisa dirawat secara medis dan hidup normal seperti manusia pada umumnya,” tambahnya.

Berdasarkan informasi warga setempat, sebelum mengalami gangguan jiwa, Mbah Kirno dikenal sebagai sosok yang hidup normal. Perubahan perilaku mulai terlihat setelah ia mendalami ilmu kanuragan atau ilmu Jawa yang diduga melebihi kesiapan mental dan batinnya.

Proses evakuasi sempat berjalan alot. Pihak keluarga awalnya menolak karena khawatir Mbah Kirno akan mengamuk jika dilepaskan. Namun, melalui pendekatan persuasif yang dilakukan secara intensif, keluarga akhirnya bersedia.

Pendekatan tersebut dipimpin langsung oleh Ipda Purnomo bersama lintas instansi, melibatkan unsur kepolisian, Dinas Kesehatan, pemerintah desa, serta TNI.

Kini, setelah dua dekade hidup dalam keterbatasan, Mbah Kirno diharapkan dapat menjalani masa pemulihan dengan lebih manusiawi dan bermartabat.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Wisatawan Masih Terpusat di Dermaga, Disbudparpora akan Perbanyak Fasilitas Ruang Publik di Wisata Telaga Ngebel
Next: Resahkan Warga, Dinas Kominfo Terima Banyak Permintaan Penurunan Baliho Promosi Film “Aku Harus Mati”

Related Stories

evakuasi ular pithon di dua lokasi (foto: yudi)
  • Jelajah

Damkar Evakuasi Ular Pithon di Dua Lokasi, Patihan Kidul Siman dan Setono Jenangan

Gema Surya FM Selasa 2 Juni 2026 | 14:05 WIB
proses evakuasi korban terperosok ke jurang (foto: Plt Kapolsek Bungkal,Ipda Muhammad Khudori)
  • Headline
  • Jelajah

Rem Blong, Vario Terperosok ke Jurang Sedalam 10 Meter di Desa Pelem Bungkal

Gema Surya FM Selasa 2 Juni 2026 | 12:04 WIB
warga bergotong royong menandu orang sakit di temon ngrayun (foto: Edy hartoyo)
  • Jelajah

Soal Ada Warga Sakit dan Harus Ditandu, Ini Penjelasan Sekdes Temon Ngrayun

Gema Surya FM Selasa 2 Juni 2026 | 13:46 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.