Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Damkar Evakuasi Ular Pithon di Dua Lokasi, Patihan Kidul Siman dan Setono Jenangan
  • Kebakaran Rumah di Desa Campursari Sambit , Kerugian 200 Juta
  • 564 Jemaah Haji Ponorogo Akan Tiba 5 Juni 2025 di Sambut di Alon-Alon
  • Pembukaan Grebeg Suro Dijadwalkan 6 Juni 2026, FNRP dan FRR Diikuti Puluhan Grup Reog
  • Soal Ada Warga Sakit dan Harus Ditandu, Ini Penjelasan Sekdes Temon Ngrayun
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2025
  • Desember
  • 30
  • Somasi Tidak Ditanggapi Gubernur Jatim, Ribuan Guru di Ponorogo Turun ke Jalan
  • Headline
  • Jelajah

Somasi Tidak Ditanggapi Gubernur Jatim, Ribuan Guru di Ponorogo Turun ke Jalan

Gema Surya FM Selasa 30 Desember 2025 | 14:26 WIB
Aksi ribuan guru PGRI Ponorogo di depan Kantor Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur Wilayah Ponorogo–Magetan di Jalan Gajah Mada, Selasa (30/12) pagi. (Gema Surya/Yudi)

Aksi ribuan guru PGRI Ponorogo di depan Kantor Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur Wilayah Ponorogo–Magetan di Jalan Gajah Mada, Selasa (30/12) pagi. (Gema Surya/Yudi)

Ribuan guru yang tergabung dalam organisasi PGRI Ponorogo turun ke jalan pada Selasa, 30 Desember 2025.

Mereka melakukan aksi long march dari depan Gedung Terpadu Lantai 6 di Jalan Basuki Rahmat menuju depan Kantor Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur Wilayah Ponorogo–Magetan di Jalan Gajah Mada.

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas terhadap Katenan, mantan Kepala SMKN 1 Ponorogo yang dimutasi ke wilayah Pacitan. PGRI menilai mutasi tersebut menyalahi aturan sehingga harus dianulir.

Ketua LKBH PGRI Ponorogo, Thohari, mengatakan bahwa aksi ini merupakan tindak lanjut dari somasi kepada Gubernur yang dilakukan pada 2 Desember 2025 lalu. Pihaknya melakukan aksi show of force untuk menuntut pemenuhan poin-poin somasi tersebut.

Menurutnya, mutasi yang dilakukan Gubernur kepada mantan Kepala SMKN 1 Ponorogo, Katenan, menabrak Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 7 Tahun 2025. 

Dalam aturan tersebut ditegaskan bahwa kepala sekolah baru bisa pindah tugas ke tempat lain paling singkat setelah 2 tahun menjabat, sementara Katenan baru menjabat selama 5 bulan 15 hari di SMKN 1 Ponorogo.

“Oleh karena itu, mutasi (tersebut) dinilai bertentangan dengan aturan yang ada, dan kita minta kepada gubernur Jawa Timur untuk mengembalikan posisi Katenan” kata Thohari.

Thohari menjelaskan bahwa dalam aksi tersebut, mereka menuntut pemenuhan somasi yang dilayangkan pada 2 Desember lalu, yang isinya adalah pengembalian jabatan Katenan sebagai Kepala SMKN 1 Ponorogo.

Pihaknya memberikan tenggat waktu 14 hari kepada Gubernur Jawa Timur. Jika tidak ada jawaban, mereka akan melayangkan gugatan ke PTUN. Tak hanya itu, pihak PGRI juga berencana mengadukan permasalahan ini ke kementerian terkait.

Sementara itu, Hendrias, staf Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur Wilayah Ponorogo–Magetan, mengatakan bahwa pihaknya akan menyampaikan surat dari PGRI Ponorogo kepada pimpinan Cabdindik yang baru.

Pasalnya, pada 30 Desember 2025 ini sedang berlangsung serah terima jabatan (sertijab) di SMAN 1 Magetan, sehingga seluruh pejabat eselon 3 dan 4 tidak berada di kantor.

Aksi tersebut dikawal ketat oleh petugas kepolisian. (yd/rl/ab)

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Polres Kembali Gelar Festival Balon Udara di Sirkuit Jurang Gandul, Kadipaten, Babadan
Next: Buat Selongsong Petasan, 5 Remaja di Desa Paringan Jenangan Berurusan dengan Polisi

Related Stories

evakuasi ular pithon di dua lokasi (foto: yudi)
  • Jelajah

Damkar Evakuasi Ular Pithon di Dua Lokasi, Patihan Kidul Siman dan Setono Jenangan

Gema Surya FM Selasa 2 Juni 2026 | 14:05 WIB
proses evakuasi korban terperosok ke jurang (foto: Plt Kapolsek Bungkal,Ipda Muhammad Khudori)
  • Headline
  • Jelajah

Rem Blong, Vario Terperosok ke Jurang Sedalam 10 Meter di Desa Pelem Bungkal

Gema Surya FM Selasa 2 Juni 2026 | 12:04 WIB
warga bergotong royong menandu orang sakit di temon ngrayun (foto: Edy hartoyo)
  • Jelajah

Soal Ada Warga Sakit dan Harus Ditandu, Ini Penjelasan Sekdes Temon Ngrayun

Gema Surya FM Selasa 2 Juni 2026 | 13:46 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.