Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar di Tegalombo Kauman
  • Puncak Kemarau BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla
  • Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN
  • Perpustakaan Keliling Kunjungi Sekolah Pinggiran, Ajak Siswa Suka Baca dan Permainan Edukatif
  • Permintaan Pembuatan Kartu Kuning di Disnaker Ponorogo Meningkat, Didominasi CPMI
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2025
  • Desember
  • 22
  • 3.000 Batang Bibit Pohon Kopi Ditanam di Area Perhutani Desa Banaran, Pulung; Jadi Pilot Project
  • Jelajah

3.000 Batang Bibit Pohon Kopi Ditanam di Area Perhutani Desa Banaran, Pulung; Jadi Pilot Project

Gema Surya FM Senin 22 Desember 2025 | 10:26 WIB
Kopi jenis robusta masih jadi favorit, penanaman bibit dikebut juga untuk program pilot project. (Foto/Kiriman Lukito)

Kopi jenis robusta masih jadi favorit, penanaman bibit dikebut juga untuk program pilot project. (Foto/Kiriman Lukito)

Ribuan bibit tanaman kopi jenis robusta itu ditanam di lahan seluas 2 hektar dan akan menjadi pilot project, di mana jika berhasil akan diperluas hingga mencapai 140 hektar.

Pengawas Mutu Hasil Perkebunan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (Dispertahankan), Lukito Hari, mengatakan kegiatan yang mulai dilakukan Sabtu, 20 Desember 2025, tersebut merupakan kerja sama dengan Perhutani dan Lembaga Pengelola Hutan Desa Kelompok Banaran Gayuh Lestari.

“Jika berhasil, dalam waktu kurang dari tiga tahun, tanaman kopi tersebut sudah bisa dipanen,” tegas Lukito.

Adapun untuk pengelolaan hingga hasilnya nanti diserahkan kepada Pemerintah Desa Banaran.

Diakui bahwa sebenarnya sudah ada area tanaman kopi di Desa Banaran, namun masih menyebar dan ditanam secara asal-asalan.

“Dengan adanya pilot project di lahan seluas 2 hektar tersebut, petani ini kan akan tahu cara budidaya kopi yang baik dan benar sehingga kualitas yang dihasilkan itu bagus,” tambah Lukito.

Apalagi kebutuhan kopi di Ponorogo cukup banyak, namun belum bisa tercukupi sehingga masih mendatangkan dari luar.

Tanaman kopi di area lahan Perhutani dijamin tidak merusak struktur tanah, namun justru membantu lantaran akarnya bisa mengikat tanah. (rl/ab)

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Satpol PP Ponorogo Tertibkan Ratusan Reklame Tak Berizin, Banyak Dipasang di Pohon
Next: Angka Kebakaran di Ponorogo Turun 40 Persen Sepanjang 2025

Related Stories

Mobil Pikap Terbakar karna Korsleting (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar di Tegalombo Kauman

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:46 WIB
Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:03 WIB
BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Puncak Kemarau BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:31 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.