Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Damkar Evakuasi Ular Pithon di Dua Lokasi, Patihan Kidul Siman dan Setono Jenangan
  • Kebakaran Rumah di Desa Campursari Sambit , Kerugian 200 Juta
  • 564 Jemaah Haji Ponorogo Akan Tiba 5 Juni 2025 di Sambut di Alon-Alon
  • Pembukaan Grebeg Suro Dijadwalkan 6 Juni 2026, FNRP dan FRR Diikuti Puluhan Grup Reog
  • Soal Ada Warga Sakit dan Harus Ditandu, Ini Penjelasan Sekdes Temon Ngrayun
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2025
  • Desember
  • 22
  • 3.000 Batang Bibit Pohon Kopi Ditanam di Area Perhutani Desa Banaran, Pulung; Jadi Pilot Project
  • Jelajah

3.000 Batang Bibit Pohon Kopi Ditanam di Area Perhutani Desa Banaran, Pulung; Jadi Pilot Project

Gema Surya FM Senin 22 Desember 2025 | 10:26 WIB
Kopi jenis robusta masih jadi favorit, penanaman bibit dikebut juga untuk program pilot project. (Foto/Kiriman Lukito)

Kopi jenis robusta masih jadi favorit, penanaman bibit dikebut juga untuk program pilot project. (Foto/Kiriman Lukito)

Ribuan bibit tanaman kopi jenis robusta itu ditanam di lahan seluas 2 hektar dan akan menjadi pilot project, di mana jika berhasil akan diperluas hingga mencapai 140 hektar.

Pengawas Mutu Hasil Perkebunan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (Dispertahankan), Lukito Hari, mengatakan kegiatan yang mulai dilakukan Sabtu, 20 Desember 2025, tersebut merupakan kerja sama dengan Perhutani dan Lembaga Pengelola Hutan Desa Kelompok Banaran Gayuh Lestari.

“Jika berhasil, dalam waktu kurang dari tiga tahun, tanaman kopi tersebut sudah bisa dipanen,” tegas Lukito.

Adapun untuk pengelolaan hingga hasilnya nanti diserahkan kepada Pemerintah Desa Banaran.

Diakui bahwa sebenarnya sudah ada area tanaman kopi di Desa Banaran, namun masih menyebar dan ditanam secara asal-asalan.

“Dengan adanya pilot project di lahan seluas 2 hektar tersebut, petani ini kan akan tahu cara budidaya kopi yang baik dan benar sehingga kualitas yang dihasilkan itu bagus,” tambah Lukito.

Apalagi kebutuhan kopi di Ponorogo cukup banyak, namun belum bisa tercukupi sehingga masih mendatangkan dari luar.

Tanaman kopi di area lahan Perhutani dijamin tidak merusak struktur tanah, namun justru membantu lantaran akarnya bisa mengikat tanah. (rl/ab)

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: LazisMu dan PRA Tamanarum, Bagikan Ratusan Paket Sembako ke Kalangan Dhuafa
Next: Tiang Listrik Roboh di Desa Gedangan Ngrayun, Timpa Rumah Warga

Related Stories

evakuasi ular pithon di dua lokasi (foto: yudi)
  • Jelajah

Damkar Evakuasi Ular Pithon di Dua Lokasi, Patihan Kidul Siman dan Setono Jenangan

Gema Surya FM Selasa 2 Juni 2026 | 14:05 WIB
proses evakuasi korban terperosok ke jurang (foto: Plt Kapolsek Bungkal,Ipda Muhammad Khudori)
  • Headline
  • Jelajah

Rem Blong, Vario Terperosok ke Jurang Sedalam 10 Meter di Desa Pelem Bungkal

Gema Surya FM Selasa 2 Juni 2026 | 12:04 WIB
warga bergotong royong menandu orang sakit di temon ngrayun (foto: Edy hartoyo)
  • Jelajah

Soal Ada Warga Sakit dan Harus Ditandu, Ini Penjelasan Sekdes Temon Ngrayun

Gema Surya FM Selasa 2 Juni 2026 | 13:46 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.