
Pelajar kelas 4 dan 5 SDN 2 Singgahan Pulung Ponorogo harus rela melaksanakan kegiatan belajar dan mengajar di mushola. Ini setelah plafon ruang kelas ambrol sehingga demi keamanan pihak sekolah mengosongkan dua ruangan tersebut.
Kepala SDN 2 Singgahan Pulung, Joko Setyono, saat dikonfirmasi membenarkan jika plafon ambrol, khususnya ruang kelas 5, kemarin saat hujan deras melanda wilayahnya. Sementara ruang kelas 4 karena berdekatan dengan kelas 5 dikhawatirkan bernasib sama.
Dijelaskan, awalnya hanya tampak plafon teras yang jebol sehingga sudah dilaporkan ke Dapodik dan bagian sarpras Dinas Pendidikan Ponorogo. Tetapi ternyata merembet ke ruangan lainnya yang ditandai dengan jatuhnya plafon ruang kelas 5. Setelah dicek, ternyata memang bagian atas kayu-kayunya sudah lapuk.
Lapuknya atap ruang kelas karena usia, bangunan tersebut sudah lama, di mana terakhir kali mendapat bantuan rehab sudah sangat lama, sekitar tahun 2013. Untungnya saat kejadian terjadi pada sore hari ketika para siswa sudah pulang.



