
Memasuki musim penghujan, Dinas Kesehatan Ponorogo minta masyarakat mewaspadai serangan demam berdarah dan cikungunya. Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes Ponorogo, Anik Setyarini mengatakan meski sebenarnya tren penyakit demam berdarah saat ini tidak lagi pilih-pilih musim, di mana setiap bulan selalu ada kasus DBD.
Berdasarkan catatannya, selama Januari hingga akhir Oktober 2025, kasus DBD selalu ada yang mana jumlahnya mencapai puluhan pasien. Jumlah tersebut naik turun namun memang untuk kasus tertinggi ada pada bulan Januari yang merupakan puncak serangan DBD.
Dijelaskan yang paling efektif adalah mencegahnya dengan gerakan pemberantasan sarang nyamuk PSN 3M plus, yakni menguras, menutup, dan mendaur ulang barang yang berpotensi menampung air.
Adapun plusnya adalah penggunaan bubuk larvasida, obat nyamuk, kelambu, memelihara ikan pemangsa jentik, menanam tanaman pengusir nyamuk, dan mengatur ventilasi udara. Cara itu satu-satunya yang efektif untuk menanggulangi penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk.



