Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Peringati Hari Bumi, Kelompok Peduli Sungai Pasang Barikade Ban di Sungai Tambak Kemangi
  • Kemenhaj Ponorogo Ingatkan Jemaah Patuhi Aturan Barang Bawaan Pesawat
  • Jalur Jeruksing–Jabung Akhirnya Diperbaiki Tahun Ini, Anggaran Capai Rp3,5 Miliar
  • Aksi Penjambretan Gagal, Korban Pertahankan Tas Berisi Rp60 Juta di Bungkal Ponorogo
  • Viral Jalan Rusak Parah di Jalur Kesugihan–Ngebel, Kerap Picu Kecelakaan Tunggal
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2025
  • September
  • 25
  • Pemkab Ponorogo Sudah Dapat Lahan Pengganti Sekolah Rakyat, Pilih Lahan 5,7 Hektar di Kelurahan Kadipaten, Babadan
  • Jelajah

Pemkab Ponorogo Sudah Dapat Lahan Pengganti Sekolah Rakyat, Pilih Lahan 5,7 Hektar di Kelurahan Kadipaten, Babadan

Gema Surya FM Kamis 25 September 2025 | 13:17 WIB
Sudah dapat pengganti lahan untuk Sekolah Rakjyat, Pemkab Ponorogo optrimis pembanghunan akan segera dilakukan. (Foto/Dok. Gema Surya)

Sudah dapat pengganti lahan untuk Sekolah Rakjyat, Pemkab Ponorogo optrimis pembanghunan akan segera dilakukan. (Foto/Dok. Gema Surya)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo akhirnya memilih lahan di selatan Sirkuit Ban Bunder Jurang Gandul, Kelurahan Kadipaten, Babadan, sebagai lokasi untuk membangun Sekolah Rakyat (SR).

Ini setelah alternatif pertama, yakni di lahan seluas 6,1 hektar di Kelurahan Setono, Jenangan, ditolak pusat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo, Agus Pramono, mengungkapkan lahan yang berada di Kelurahan Kadipaten itu seluas 5,7 hektare dan telah mendapatkan persetujuan dari Kementerian Sosial (Kemensos).

Lahan baru yang dipilih saat ini juga masuk dalam kategori Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD). Namun, hal tersebut tetap diperbolehkan karena bukan bagian dari Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Menurut Sekda, lokasi yang dipilih lebih representatif karena tepat berada di pinggir jalan antar-kecamatan.

Pihaknya juga memastikan keberadaan SR tidak akan mengganggu penerimaan sekolah di sekitarnya. Hal ini karena segmen SR berbeda, di mana siswanya masuk desil 1 yang ekonominya di bawah.

Pasalnya, sejak dipilihnya lokasi saat ini, pihaknya mendapatkan keluhan dari sekolah-sekolah karena khawatir tidak mendapatkan murid. (yd/rl/ab) 

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Harga Telur Ayam Melejit, Pedagang Makanan Sambat, Konsumen Rumah Tangga Kurangi Pembelian
Next: Pertumbuhan Ekonomi Ponorogo di Triwulan Kedua Naik Tipis

Related Stories

HRB
  • Jelajah

Peringati Hari Bumi, Kelompok Peduli Sungai Pasang Barikade Ban di Sungai Tambak Kemangi

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:47 WIB
MARJUNI
  • Jelajah

Kemenhaj Ponorogo Ingatkan Jemaah Patuhi Aturan Barang Bawaan Pesawat

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:42 WIB
James
  • Headline
  • Jelajah

Jalur Jeruksing–Jabung Akhirnya Diperbaiki Tahun Ini, Anggaran Capai Rp3,5 Miliar

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:28 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.