
Kegiatan kemah yang terjadwal dua hari di Lapangan Sumringah, Prajegan, Sukorejo tidak sesuai dengan rencana awal, pasalnya hujan deras yang mengguyur wilayah Prajegan, Sukorejo pada Rabu 20 Agustus, merendam sejumlah tenda peserta pramuka.
Zaenal Mashuri, Ketua Kwaran Pramuka Sukorejo mengatakan, ada 6 tenda yang terendam pasca hujan deras yang melanda wilayahnya. Kegiatan ini sesuai jadwal berlangsung 2 hari yakni mulai Rabu 20 Agustus hingga Kamis 21 Agustus, dan diikuti sekolah tingkat SD,MI, MTs, se-Kwaran Sukorejo dan dibuka oleh Kemenag Ponorogo serta Wakil Bupati Lisdyarita.
Acara dua tahunan ini diikuti oleh 1200an peserta, di mana setiap sekolah untuk tenda mengirimkan 2 tenda sehingga total dalam kegiatan ini ada 14 tenda.
Dijelaskan Zaenal, tenda yang terendam air langsung ditangani dengan cara menyedot dengan diesel hingga akhirnya sudah tidak meninggalkan genangan namun membuat lapangan “jemek”.
Agenda yang berlangsung hari ini jika sesuai dengan rencana awal dan tidak hujan, akan dihadiri oleh Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, namun apabila hujan melanda maka acara akan dioffkan.
Sebenarnya peserta sangat antusias bahkan tidak mau pulang. Mengingat semangat yang begitu tinggi dari anak-anak pihaknya berharap cuaca akan mendukung untuk giat ini.



