
Bendera merah putih besar hasil tangan Bu Tutik yang terpasang di Gunung Gamping,, Monumen Reog. (Foto/Kominfo)
Di balik suksesnya pengibaran bendera merah putih raksasa di Gunung Gamping Sampung, Monumen Reog Ponorogo, ada tangan kreatif Tutik, warga Jalan Menur.
Tidak mudah menjahit bendera dengan ukuran 25 x 18 meter seorang diri.
Kepada Gema Surya, Tutik menceritakan jika dengan ketelatenan dan kesabaran ia akhirnya bisa menyelesaikan bendera berukuran besar tersebut.
“Saya juga kaget awalnya dapat pesanan itu,” kata Tutik.
Dirinya kaget karena menerima orderan untuk membuat bendera ukuran besar satu minggu sebelum Hari Kemerdekaan.
Namun demi kecintaannya kepada tanah air, dirinya rela menolak pekerjaan lainnya demi menyelesaikan bendera itu.
“Saya tolak mas, pesanan yang lain-lain, ordera bendera merah putih besar ini saya fokuskan,” tambah Tutik.
Meski tangannya harus sakit usai mengerjakan, begitu pula pinggangnya pegal akibat harus berdiri.
Pasalnya, mesin jahitnya standar untuk menjahit pakaian yang biasanya hanya maksimal 2 meter saja, tetapi saat itu harus menangani kain Merah Putih berukuran 25 x 18 meter sehingga harus disambung-sambung.
Yang membuatnya bangga, hasil karyanya tersebut akhirnya sukses dibentangkan di Gunung Gamping Sampung dan disaksikan ratusan warga di sana.
Ada rasa haru, bangga, bahkan sekujur tubuhnya merinding saat petugas berhasil mengibarkannya. (rl/ab)



