Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar di Tegalombo Kauman
  • Puncak Kemarau BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla
  • Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN
  • Perpustakaan Keliling Kunjungi Sekolah Pinggiran, Ajak Siswa Suka Baca dan Permainan Edukatif
  • Permintaan Pembuatan Kartu Kuning di Disnaker Ponorogo Meningkat, Didominasi CPMI
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2025
  • Agustus
  • 7
  • Kajian KLH, TPA Mrican Jenangan Sudah Tak Layak, Relokasi Jadi Langkah Tepat
  • Jelajah

Kajian KLH, TPA Mrican Jenangan Sudah Tak Layak, Relokasi Jadi Langkah Tepat

Gema Surya FM Kamis 7 Agustus 2025 | 13:48 WIB
Kementerian Lingkungan Hidup pastikan TPA Mrican sudah tidak layak digunakan. (Gema Surya/Yudi)

Kementerian Lingkungan Hidup pastikan TPA Mrican sudah tidak layak digunakan. (Gema Surya/Yudi)

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) memastikan Tempat Pembuangan Akhir sampah (TPA) Mrican Jenangan sudah tidak layak.

Hal tersebut disampaikan Bupati Sugiri Sancoko, di mana KLH telah melakukan kajian terhadap TPA yang dibangun 32 tahun yang lalu.

Orang nomor satu di Pemkab Ponorogo itu menjelaskan, TPA Mrican sudah kelebihan kapasitas sejak satu dekade lalu. Dengan lahan seluas 1,4 hektare, memproduksi sampah mencapai 120 ton per hari.

Sementara kapasitas pengolahan RDF hanya 40 ton. Karenanya, langkah yang dilakukan daerah hanya relokasi. Adapun TPA baru direncanakan dibangun di lahan milik Perhutani seluas 9,3 hektare yang berjarak sekitar satu kilometer dari lokasi lama.

Lahan tersebut akan disewa Pemkab selama 35 tahun. Menurut Kang Giri, KLH juga meninjau kesiapan lokasi pengganti, termasuk sistem pengelolaan limbah cair (lindi), sampah organik, dan jalur masuk kendaraan.

Masih kata Sugiri, semua akan direncanakan bersama KLH agar lebih modern dan ramah lingkungan.

Proyek relokasi itu disebut telah mencapai 90 persen, tinggal menyelesaikan sejumlah dokumen di tingkat kementerian. Targetnya, pembangunan fisik bisa dimulai akhir 2025. (yd/rl/ab)

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: 1.700 Tenaga Honorer Pemkab Ponorogo Diusulkan Jadi PPPK Paruh Waktu
Next: 190 Pemuda Bersaing Ikut Seleksi Magang Kerja Jepang Selama 4 Hari

Related Stories

Mobil Pikap Terbakar karna Korsleting (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar di Tegalombo Kauman

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:46 WIB
Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:03 WIB
BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Puncak Kemarau BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:31 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.