
Sungai Tambak Kemangi yang melintasi Kelurahan Tonatan, Ponorogo, kembali dipenuhi sampah hanya dua hari setelah dibersihkan. Kondisi ini memantik reaksi dari sejumlah komunitas peduli lingkungan yang bersiap turun kembali melakukan aksi bersih-bersih.
Komunitas Peduli Sampah (KPS) Mayak bersama Paguyuban Pemulung Peduli Lingkungan (Pepeling) berencana menggelar kegiatan bersih-bersih sungai pada Sabtu mendatang.
Marsudi, pengurus Pepeling, mengatakan bahwa volume sampah yang kembali menumpuk sangat besar. Bahkan barikade ban yang sebelumnya dipasang untuk menahan sampah sudah tidak sanggup menampung sehingga banyak yang lolos dan terbawa arus hingga ke bagian barat sungai.
“Kemungkinan besar sampah-sampah itu terbawa arus deras akibat hujan deras pada Senin malam. Sampahnya didominasi plastik, bekas makanan, dan kemasan minuman,” jelas Marsudi.
Menurutnya, masalah ini harus segera ditangani karena selain mengganggu aliran air, juga berdampak pada ekosistem dan estetika lingkungan. Ia juga mengajak masyarakat agar tidak sembarangan membuang sampah ke sungai.



