Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Damkar Evakuasi Ular Pithon di Dua Lokasi, Patihan Kidul Siman dan Setono Jenangan
  • Kebakaran Rumah di Desa Campursari Sambit , Kerugian 200 Juta
  • 564 Jemaah Haji Ponorogo Akan Tiba 5 Juni 2025 di Sambut di Alon-Alon
  • Pembukaan Grebeg Suro Dijadwalkan 6 Juni 2026, FNRP dan FRR Diikuti Puluhan Grup Reog
  • Soal Ada Warga Sakit dan Harus Ditandu, Ini Penjelasan Sekdes Temon Ngrayun
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2025
  • Juli
  • 31
  • Masih Banyak Truk Tambang yang Langgar Kesepakatan Usai Aksi Damai Warga Jenangan
  • Headline
  • Jelajah

Masih Banyak Truk Tambang yang Langgar Kesepakatan Usai Aksi Damai Warga Jenangan

Gema Surya FM Kamis 31 Juli 2025 | 12:28 WIB
Diberhentikan paksa oleh petugas karena masih saja ngeyel, truk yang muatannya ODOL. (Foto/Istimewa)

Diberhentikan paksa oleh petugas karena masih saja ngeyel, truk yang muatannya ODOL. (Foto/Istimewa)

Sehari usai penandatanganan kesepakatan antara warga, sopir, dan pemilik tambang, terpantau masih banyak dump truk yang melanggar.

Bison, warga Jimbe, Jenangan menyampaikan, pantauannya ada belasan dump truk yang muatannya over dimension overload (ODOL). Namun, untuk aturan jam 06.00 – 07.30, jalanan bebas dari dump truk karena jalan ramai anak sekolah, sudah dipatuhi.

Meski terpantau masih banyak yang melanggar khususnya jumlah muatan, sehari dua hari ini masih ada toleransi yakni berupa teguran lantaran masih tahap sosialisasi. 

“Tapi kalau dalam tiga hari usai kesepakatan masih ada pelanggaran, warga sepakat akan menghentikan truk dan memaksa untuk menurunkan muatannya,” kata Bison.

Langkah itu dilakukan agar kesepakatan yang telah dibuat dipatuhi dan ada efek jera untuk para pelanggar.

Lebih lanjut dikatakan, jika sebelum ada aksi damai oleh warga di wilayah Jenangan, pihaknya sempat dibuat resah.

Selain merusak jalan, keberadaan truk tambang yang over dimensi dan muatan juga mengganggu arus lalu lintas, khususnya pada jam-jam padat anak sekolah dan orang berangkat kerja.

Sementara Mahendra Akso, Kabid Dalops Dinas Perhubungan mengatakan pihaknya telah menurunkan petugas untuk melakukan pemantauan pasca adanya kesepakatan antara perwakilan warga dan pemilik tambang pada Selasa, (29/7/25).

“Sehari pasca adanya kesepakatan, masih ada pelanggaran over dimension dan overload. Namun oleh warga hanya diberi teguran lantaran masih dalam tahap sosialisasi,” kata Mahendra.

Pantauannya sudah banyak truk yang mengurangi muatan dan mengembalikan bak truknya sesuai aturan yang berlaku.

Seperti informasi sebelumnya, ratusan warga Kecamatan Jenangan yang terdampak aktivitas tambang melakukan aksi damai di kantor Desa Jimbe, Selasa, 28 Juli 2025. 

Mereka menuntut beberapa hal berkaitan dengan truk pengangkut tambang pasir, di antaranya: truk dilarang beroperasi jam 06.00 – 07.30, truk dilarang ugal-ugalan, truk bak jumbo dilarang beroperasi, hari Minggu truk dilarang beroperasi, dan apabila bermuatan lebih/bak jumbo atau ODOL maka kena denda Rp2 juta dan pasir diturunkan paksa di tempat.

Aksi itu sontak membuat puluhan sopir truk tambang berhenti melakukan aktivitas dan memarkir kendaraannya di sepanjang jalan raya mulai Plalangan hingga Jimbe. 

Personel kepolisian dari Polsek Jenangan, Satpol PP, dan Polres Ponorogo terjun ke lokasi untuk melakukan pengamanan. (rl/ab)

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: 62 Warga Ponorogo Ubah Kolom Agama di KTP Jadi Penghayat Kepercayaan
Next: 241 PPPK Tandatangani Perjanjian Kerja, Pemkab Jadwalkan Dua Hari

Related Stories

evakuasi ular pithon di dua lokasi (foto: yudi)
  • Jelajah

Damkar Evakuasi Ular Pithon di Dua Lokasi, Patihan Kidul Siman dan Setono Jenangan

Gema Surya FM Selasa 2 Juni 2026 | 14:05 WIB
proses evakuasi korban terperosok ke jurang (foto: Plt Kapolsek Bungkal,Ipda Muhammad Khudori)
  • Headline
  • Jelajah

Rem Blong, Vario Terperosok ke Jurang Sedalam 10 Meter di Desa Pelem Bungkal

Gema Surya FM Selasa 2 Juni 2026 | 12:04 WIB
warga bergotong royong menandu orang sakit di temon ngrayun (foto: Edy hartoyo)
  • Jelajah

Soal Ada Warga Sakit dan Harus Ditandu, Ini Penjelasan Sekdes Temon Ngrayun

Gema Surya FM Selasa 2 Juni 2026 | 13:46 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.