Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar di Tegalombo Kauman
  • Puncak Kemarau BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla
  • Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN
  • Perpustakaan Keliling Kunjungi Sekolah Pinggiran, Ajak Siswa Suka Baca dan Permainan Edukatif
  • Permintaan Pembuatan Kartu Kuning di Disnaker Ponorogo Meningkat, Didominasi CPMI
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2025
  • Juli
  • 19
  • Jenazah Sakti Rahmadani Saputro, Warga Wotan Pulung yang Meninggal di Jepang, akan Dipulangkan Minggu Depan
  • Headline
  • Jelajah

Jenazah Sakti Rahmadani Saputro, Warga Wotan Pulung yang Meninggal di Jepang, akan Dipulangkan Minggu Depan

Gema Surya FM Sabtu 19 Juli 2025 | 09:16 WIB
Sak

Harapan keluarga agar jenazah Sakti Rahmadani Saputro (23), peserta magang teknis asal Desa Wotan, Kecamatan Pulung, yang meninggal dunia di Jepang karena kecelakaan kerja, bisa dimakamkan di kampung halaman akan segera terwujud.

Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Ponorogo menyampaikan bahwa jenazah almarhum dijadwalkan akan dipulangkan dari Jepang ke Indonesia pada Rabu, 23 Juli 2025.

“Informasi dari LPK yang memberangkatkan almarhum dari Yogyakarta, jenazah akan dipulangkan minggu depan. LPK juga menyampaikan siap mengurus hak-hak almarhum seperti asuransi,” ungkap Muhrodi, Kepala Bidang Pemberdayaan TKI Disnakertrans Ponorogo, Jumat (19/7/2025).

Muhrodi menjelaskan, status keberangkatan almarhum ke Jepang adalah resmi, namun sebagai peserta magang teknis, bukan sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI).

“Almarhum berangkat secara resmi dalam program pemagangan. Jadi statusnya bukan PMI. Namun demikian, hak-haknya tetap akan diupayakan, termasuk asuransi kematian,” tegasnya.

Bahkan, lanjut Muhrodi, ada rencana untuk memberangkatkan salah satu ahli waris ke Jepang guna mengurus langsung proses administrasi lanjutan.

“LPK juga mengupayakan agar ahli waris bisa berangkat ke Jepang. Saat ini prosesnya masih dikomunikasikan lebih lanjut,” tambahnya.

Berdasarkan informasi yang diterima pihak Disnakertrans, Sakti meninggal dunia pada Selasa, 15 Juli 2025, akibat kecelakaan kerja. Gedung lantai dua tempatnya bekerja dilaporkan roboh akibat ledakan gas.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Penjualan Bendera Merah Putih dan Umbul-umbul Agustusan Masih Relatif Sepi
Next: Cegah Penyalahgunaan, Belasan Ribu Buku Nikah Kadaluarsa Dimusnahkan

Related Stories

Mobil Pikap Terbakar karna Korsleting (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar di Tegalombo Kauman

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:46 WIB
Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:03 WIB
BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Puncak Kemarau BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:31 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.