Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Sejumlah Kantong Parkir Dipersiapkan Dishub Ponorogo Bekerjasama dengan 13 Jukir Dalamrangka Event Grebeg Suro
  • Rumah Terbakar di Ngunut Babadan, saat Ditinggal Pemilik, Diduga Penyababnya Konsleting
  • Dua Jamaah Haji Dirujuk ke RSUD Dr. Harjono Sesampai di Ponorogo
  • Ular Piton Masuk Rumah Warga di Jalan Kawung, Sempat Lilit Petugas Evakuasi
  • Dikebut, Rekrutmen Calon Siswa SR Tahun Ajaran Baru Ini, Petugas Rela Door to Door
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2025
  • Juli
  • 17
  • Warga Wotan Pulung Ponorogo Meninggal Dunia di Jepang karena Kecelakaan Kerja
  • Jelajah

Warga Wotan Pulung Ponorogo Meninggal Dunia di Jepang karena Kecelakaan Kerja

Gema Surya FM Kamis 17 Juli 2025 | 12:09 WIB
Gambar ilustrasi

Gambar ilustrasi

Warga Wotan Pulung, Ponorogo, dikabarkan meninggal dunia karena kecelakaan kerja, Selasa 15 Juli 2025.

Korban atas nama Sakti Rahmadani Saputro (23), peserta magang teknis yang saat kejadian sedang melakukan pembongkaran sebuah gedung dua lantai di Kurume, Prefektur Fukuoka, Jepang.

Gedung yang sudah tidak berpenghuni selama 10 tahun tersebut ambruk dan menimpa tubuh korban bersama dua pekerja lainnya.

Tumingan, Kepala Desa Wotan Pulung, saat dikonfirmasi membenarkan ada warganya yang meninggal dunia akibat kecelakaan kerja.

“Kita dapatkan informasi musibah itu dari teman sesama pekerja agar diteruskan ke pihak keluarga. Kemudian PT yang memberangkatkan, asal Yogyakarta, juga sudah datang ke rumah duka,” kata Tumingan.

Lebih lanjut dijelaskan, Sakti Rahmadani Saputro magang di Negeri Sakura tersebut sudah sekitar 1 tahun 3 bulan. Ia merupakan anak satu-satunya dari pasangan Susanti dan Lestariono.

Hanya saja, Sakti Rahmadani Saputro tinggal di Desa Wotan Pulung hanya dengan kakek-neneknya, lantaran kedua orang tuanya bekerja di luar negeri.

Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, lantaran ia anak satu-satunya dan cucu kesayangan bagi kakek-neneknya yang merawatnya selama ini.

Atas permintaan keluarga, jenazah sudah diurus untuk dibawa pulang dan dimakamkan di kampung halaman. (rl/ab) 

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Dua warga Desa Biting, Badegan Tewas Tertimbun Tanah dan Batu Saat Menambang Batu Secara Manual
Next: Tanaman Ratusan Bibit Pohon , RSUD Dr Harjono Menuju Green Hospital 

Related Stories

Setyo Budiono Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana Lalu Lintas Dishub Ponorogo (foto: Yudi)
  • Jelajah

Sejumlah Kantong Parkir Dipersiapkan Dishub Ponorogo Bekerjasama dengan 13 Jukir Dalamrangka Event Grebeg Suro

Gema Surya FM Sabtu 6 Juni 2026 | 13:33 WIB
Rumah Terbakar di Ngunut Babadan (Foto: Salpol PP dan Damkar)
  • Headline
  • Jelajah

Rumah Terbakar di Ngunut Babadan, saat Ditinggal Pemilik, Diduga Penyababnya Konsleting

Gema Surya FM Sabtu 6 Juni 2026 | 11:00 WIB
Foto Rombongan Jamaah Haji Asal Ponorogo yang baru tiba (foto: Yudi)
  • Jelajah

Dua Jamaah Haji Dirujuk ke RSUD Dr. Harjono Sesampai di Ponorogo

Gema Surya FM Sabtu 6 Juni 2026 | 10:33 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.