Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar di Tegalombo Kauman
  • Puncak Kemarau BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla
  • Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN
  • Perpustakaan Keliling Kunjungi Sekolah Pinggiran, Ajak Siswa Suka Baca dan Permainan Edukatif
  • Permintaan Pembuatan Kartu Kuning di Disnaker Ponorogo Meningkat, Didominasi CPMI
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2025
  • Mei
  • 22
  • Rumah Bumil Ponorogo Akan Dipasang Bendera Warna-warni, Ini Tujuannya
  • Jelajah

Rumah Bumil Ponorogo Akan Dipasang Bendera Warna-warni, Ini Tujuannya

Gema Surya FM Kamis 22 Mei 2025 | 14:41 WIB
Gebrakan terus dilakukan Sugiri Sancoko, Bupati Ponorogo. Kali ini yang mendapat perhatian adalah ibu hamil. (Gema Surya/Yudi)

Gebrakan terus dilakukan Sugiri Sancoko, Bupati Ponorogo. Kali ini yang mendapat perhatian adalah ibu hamil. (Gema Surya/Yudi)

Cara unik dan menarik akan dilakukan Pemkab Ponorogo dalam rangka menekan angka kematian ibu hamil, bayi, serta stunting.

Rumah yang terdapat ibu hamil akan dipasang lampion dan bendera warna-warni di halamannya.

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengatakan, bendera atau lampion yang akan dipasang menyesuaikan tingkat kesehatan bumil.

Warna hijau sebagai penanda bumil dalam kondisi sehat, kuning sebagai penanda bumil berisiko rendah yang memerlukan perhatian agak khusus, serta oranye penanda bumil berisiko tinggi.

“Jadi ini jangan menyalahartikan bendera atau lampion yang dipasang di depan rumah sebagai ‘lelayu’,” kata Kang Giri.

Melainkan sebagai penanda kesehatan bumil, agar intervensi yang dilakukan petugas lebih cepat dan tepat sasaran.

“Detail by name by address, bahkan ditandai. Dari tanda itu, semua unsur akan tahu bahwa disitu butuh perhatian, dokter mengerti, lurah, karang taruna, semuanya akan mengetahui dan bergerak serentak,” tegasnya.

Dijelaskan, melalui upaya tersebut diharapkan kesehatan bumil terjaga, sehingga anak yang dilahirkan nanti tidak berisiko stunting.

Bupati dua periode ini menargetkan angka stunting di Ponorogo turun 2 persen setiap tahunnya.

Tahun 2024, prevalensi angka stunting di Bumi Reog sebesar 8 persen atau sekitar 3.000 anak.

Sekadar informasi, Bupati Sugiri Sancoko melakukan penandatanganan dengan organisasi masyarakat dalam program Besti Pren serta Gebrak UKS Pren di Sasana Praja, Kamis, 22 Mei 2025. (yd/rl/ab) 

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Dugaan Kredit Fiktif, Kejaksaan Negeri Ponorogo Tahan SPP Mantan Pegawai BRI
Next: Permintaan Meningkat, Harga Telur Ayam Berangsur Naik

Related Stories

Mobil Pikap Terbakar karna Korsleting (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar di Tegalombo Kauman

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:46 WIB
Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:03 WIB
BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Puncak Kemarau BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:31 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.