Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Harga Sayur Naik Jelang Idul Adha, Cabai Rawit Tembus Rp71 Ribu per Kg
  • Pemkab Ponorogo Salurkan 6 Sapi Kurban di Idul Adha Tahun ini
  • Sempat Viral Tidak Menyembelih Hewan Kurban, Akhirnya Mushola di Dukuh Krajan Desa Wonodadi Ngrayun Dapat Bantuan Hewan Kurban
  • Sapi Bantuan Presiden untuk Ponorogo Disalurkan ke Masjid Jami’ Tegalsari Jetis
  • Pangdam V Brawijaya Tinjau Persiapan Pembangunan Brigif TP dan Yonif TP di Pulung
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2025
  • Februari
  • 6
  • Kena Semburan Belerang, Ribuan Ikan di Telaga Ngebel Mati
  • Jelajah

Kena Semburan Belerang, Ribuan Ikan di Telaga Ngebel Mati

Gema Surya FM Kamis 6 Februari 2025 | 13:51 WIB
Ikan nila terlihat mati mengambang di keranda para pembudidaya di Ngebel imbas belerang yang naik di telaga. (Gema Surya/Yudi)

Ikan nila terlihat mati mengambang di keranda para pembudidaya di Ngebel imbas belerang yang naik di telaga. (Gema Surya/Yudi)

Ribuan ikan di Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo, mendadak mati sejak beberapa hari terakhir. Kuat dugaan, fenomena semburan gas belerang berasal dari dasar telaga.

Akibat fenomena tersebut, puluhan petani keramba mengalami kerugian puluhan hingga ratusan juta rupiah.

“Ada empat keramba saya isinya ikan nila siap panen, tapi ya mendadak mati dan sebagian ngambang di dalam (karamba),” kata Ulang Daya Graha, salah satu pembudidaya ikan nila ketika ditemui Gema Surya, Kamis (6/2/25).

Menurutnya, ikan-ikan tersebut harus segera dipisahkan agar tidak semakin mencemari air danau yang baru ditabur benih ikan berusia satu bulan.

“Fenomena kematian ikan mulai terjadi sejak Jumat (31/12/24) kemarin,” tambahnya. 

Setiap hari, ikan terus mengalami kematian meski berbagai upaya telah dilakukan.

Dirinya harus ikhlas karena ikan nila yang seharusnya siap panen mati semua dan harus dievakuasi agar tidak mencemari air.

Kondisi kematian mendadak ikan di telaga yang berada di kaki Gunung Wilis ini diduga disebabkan oleh fenomena munculnya gas belerang dari dalam Telaga Ngebel.

Dirinya berharap fenomena gas belerang ini bisa segera berakhir agar para petani ikan nila bisa segera menabur bibit kembali di tengah Telaga Ngebel.

Sementara itu, pembudidaya ikan nila lainnya, Hadi Susanto, mengatakan dirinya mengalami hal yang sama. Ikan nila yang mati terpaksa dikubur dan dibakar. 

“Kejadian ini ya sudah menjadi fenomena tahunan di Telaga Ngebel,” pungkasnya. (yd/rl/ab)

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Terkena Imbas Efisiensi, Damri Ponorogo Kurangi Layanan, Satu Rit PP Saja Untuk Setiap Rute
Next: Beat VS Beat di Jalan Raya Jenangan, Satu Korban Meninggal Dunia

Related Stories

Enam sapi di bagikan Pemkab Ponorogo saat idul adha tahun ini (foto: Istimewa)
  • Jelajah

Pemkab Ponorogo Salurkan 6 Sapi Kurban di Idul Adha Tahun ini

Gema Surya FM Kamis 28 Mei 2026 | 11:34 WIB
Cabai Rawit Tembus Rp71 Ribu per Kg (foto: Istimewa)
  • Jelajah

Harga Sayur Naik Jelang Idul Adha, Cabai Rawit Tembus Rp71 Ribu per Kg

Gema Surya FM Kamis 28 Mei 2026 | 11:41 WIB
mushola di dukuh krajan desa Wonodadi Ngrayun dapat bantuan hewan kurban (foto: Hengki)
  • Headline
  • Jelajah

Sempat Viral Tidak Menyembelih Hewan Kurban, Akhirnya Mushola di Dukuh Krajan Desa Wonodadi Ngrayun Dapat Bantuan Hewan Kurban

Gema Surya FM Kamis 28 Mei 2026 | 11:20 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.