Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Dindik Imbau Siswa Ikut TKA, Meski Tidak Wajib Sebagai Rekomendasi Jenjang Selanjutnya
  • LPG Non Subsidi Naik, Sejumlah Pangkalan Akui Belum Pengaruhi Penjualan Gas 3 Kg
  • Kuasai Ruang Publik, Lapak Semi Permanen Dibongkar Petugas Gabungan
  • Banyak Lakalantas karena Lubang Jalan di Desa Plosojenar, Warga Inisiatif Tandai dengan Pilox
  • Banyak Fasum Rusak di Pasar Legi, Pedagang Sambat
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2025
  • Februari
  • 5
  • Lahan Asem-Asem, Panen Padi di 5 Kecamatan Terancam Mundur
  • Jelajah

Lahan Asem-Asem, Panen Padi di 5 Kecamatan Terancam Mundur

Gema Surya FM Rabu 5 Februari 2025 | 15:58 WIB
akjubdka

lahan pertanian sulit dikeringkan dan selalu tergenang air karena hujan dengan intensitas tinggi. (Foto/Yudi)

Setidaknya 50 hektare areal persawahan di lima kecamatan di Ponorogo, yakni Badegan, Sampung, Jambon, Kauman, dan Sukorejo, terancam mengalami keterlambatan panen. Penyebabnya adalah kondisi tanah yang mengalami keasaman tinggi atau yang dikenal petani dengan istilah “asem-aseman”.

Koordinator Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (Dispertahankan) Ponorogo, Suwarni, membenarkan fenomena tersebut. Petani menyebutnya asem-aseman karena lahan pertanian sulit dikeringkan dan selalu tergenang air akibat hujan dengan intensitas tinggi.

Kondisi ini menyebabkan tingkat keasaman (pH) tanah turun hingga di bawah 5, sehingga berdampak pada pertumbuhan tanaman padi. Akibatnya, hasil panen bisa mengalami keterlambatan dari jadwal yang seharusnya.

Suwarni menyarankan beberapa langkah untuk mengatasi masalah ini. Solusinya, petani bisa membuat saluran pembuangan air agar lahan tidak terus tergenang. Selain itu, pemberian mikroorganisme juga dapat membantu mengaktifkan kembali kesuburan tanah dan menormalkan tingkat keasaman.

Ia menambahkan bahwa langkah-langkah ini sebaiknya dilakukan sebelum masa tanam agar kondisi tanah kembali optimal untuk pertumbuhan padi. Dengan demikian, keterlambatan panen akibat keasaman tanah bisa diminimalisir.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Laka Tunggal di Karangan Badegan, Warga Karangjoho Meninggal Dunia
Next: Puluhan Hektar Tanaman Padi di Ponorogo Terkena Bakteri Xanthomonas

Related Stories

tangga
  • Headline
  • Jelajah

Banyak Fasum Rusak di Pasar Legi, Pedagang Sambat

Gema Surya FM Senin 20 April 2026 | 11:41 WIB
nurhadi
  • Jelajah

Dindik Imbau Siswa Ikut TKA, Meski Tidak Wajib Sebagai Rekomendasi Jenjang Selanjutnya

Gema Surya FM Senin 20 April 2026 | 14:49 WIB
LPG
  • Jelajah

LPG Non Subsidi Naik, Sejumlah Pangkalan Akui Belum Pengaruhi Penjualan Gas 3 Kg

Gema Surya FM Senin 20 April 2026 | 14:38 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.