Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Dindik Imbau Siswa Ikut TKA, Meski Tidak Wajib Sebagai Rekomendasi Jenjang Selanjutnya
  • LPG Non Subsidi Naik, Sejumlah Pangkalan Akui Belum Pengaruhi Penjualan Gas 3 Kg
  • Kuasai Ruang Publik, Lapak Semi Permanen Dibongkar Petugas Gabungan
  • Banyak Lakalantas karena Lubang Jalan di Desa Plosojenar, Warga Inisiatif Tandai dengan Pilox
  • Banyak Fasum Rusak di Pasar Legi, Pedagang Sambat
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2025
  • Februari
  • 17
  • Puluhan Hektar Tanaman Padi di Ponorogo Terkena Bakteri Xanthomonas
  • Jelajah

Puluhan Hektar Tanaman Padi di Ponorogo Terkena Bakteri Xanthomonas

Gema Surya FM Senin 17 Februari 2025 | 11:59 WIB
Xantho

Puluhan hektar tanaman padi di Ponorogo terserang bakteri Xanthomonas. Berdasarkan data di dinas pertanian ketahangan pangan dan perikanan – Dipertahankan, setidaknya 38 hektar yang terserang  hama daun itu, tersebar di 11 Kecamatan seperti Mlarak, Siman, Kauman, dan Badegan.

Koordinator Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (POPT), Suwarni, mengungkapkan bahwa tingkat serangan di beberapa lokasi sudah tergolong parah, mencapai lebih dari 15 persen, sehingga harus segera dikendalikan dengan penyemprotan pestisida.

“Tanaman yang terserang sudah memasuki fase pengisian bulir atau jebul, sehingga jika tidak segera ditangani, hasil panen akan menurun drastis,” jelas Suwarni.

Ia menjelaskan bahwa serangan Xanthomonas ini dipicu oleh musim hujan serta kebiasaan petani yang menggunakan nitrogen secara berlebihan, tetapi kurang memberikan kalium. Selain itu, banyak petani yang langsung mengolah lahan untuk ditanami padi kembali setelah panen, tanpa memberikan waktu bagi jerami yang tertinggal di tanah untuk terurai menjadi kompos.

“Ketika lahan belum selesai berproses menjadi kompos tetapi sudah ditanami kembali, patogen bisa berkembang dan menyebabkan serangan penyakit,” tambahnya.

Saat ini, pihaknya telah mulai melakukan penyemprotan pestisida di area yang terdampak parah. Sementara itu, untuk lahan dengan tingkat serangan ringan hingga sedang (di bawah 15 persen), petani dianjurkan melakukan pengendalian menggunakan musuh alami atau agen hayati agar lebih ramah lingkungan.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Modus Bisa Sembuhkan Penyakit, Sepasang Kekasih Curi Sepeda Motor Warga Badegan Ponorogo
Next: Dua Rumah di Baosan Lor Ngrayun Nyaris Rata dengan Tanah, Tertimbun Material Longsor

Related Stories

tangga
  • Headline
  • Jelajah

Banyak Fasum Rusak di Pasar Legi, Pedagang Sambat

Gema Surya FM Senin 20 April 2026 | 11:41 WIB
nurhadi
  • Jelajah

Dindik Imbau Siswa Ikut TKA, Meski Tidak Wajib Sebagai Rekomendasi Jenjang Selanjutnya

Gema Surya FM Senin 20 April 2026 | 14:49 WIB
LPG
  • Jelajah

LPG Non Subsidi Naik, Sejumlah Pangkalan Akui Belum Pengaruhi Penjualan Gas 3 Kg

Gema Surya FM Senin 20 April 2026 | 14:38 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.