Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Damkar Evakuasi Ular Pithon di Dua Lokasi, Patihan Kidul Siman dan Setono Jenangan
  • Kebakaran Rumah di Desa Campursari Sambit , Kerugian 200 Juta
  • 564 Jemaah Haji Ponorogo Akan Tiba 5 Juni 2025 di Sambut di Alon-Alon
  • Pembukaan Grebeg Suro Dijadwalkan 6 Juni 2026, FNRP dan FRR Diikuti Puluhan Grup Reog
  • Soal Ada Warga Sakit dan Harus Ditandu, Ini Penjelasan Sekdes Temon Ngrayun
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2025
  • Januari
  • 25
  • Giliran Sapi di Tumpakpelem Sawoo Mati Karena PMK
  • Jelajah

Giliran Sapi di Tumpakpelem Sawoo Mati Karena PMK

Gema Surya FM Sabtu 25 Januari 2025 | 10:19 WIB
sapi

Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kembali menyerang ternak sapi di Kabupaten Ponorogo. Kali ini, tiga ekor sapi yang berada di Desa Tumpak Pelem, Kecamatan Sawoo, dilaporkan terinfeksi. Sapi-sapi tersebut milik Eko Nurshodiq, warga setempat.

Eko menceritakan bahwa awal mula masuknya PMK ke desanya sekitar 8 Januari 2025, yang mulai menyerang sapi-sapi di wilayah tersebut. Tak lama setelah itu, pada seminggu kemudian, sapi milik kakaknya mati diduga akibat PMK. “Setelah itu, giliran ternak saya yang terjangkit, ada 3 ekor sapi. Dua sapi saat ini dalam perawatan, dan satu ekor sudah mati,” ujar Eko dengan wajah sedih.

Meskipun telah berupaya menjaga kebersihan kandang dan memberikan nutrisi yang baik untuk sapinya, Eko mengaku tidak bisa menghindarkan ternaknya dari serangan penyakit tersebut. “Saya sudah berusaha maksimal menjaga kebersihan kandang dan memberi makan dengan baik, namun tetap saja sapinya terjangkit PMK,” tambah Eko.

Akibat kejadian ini, Eko mengalami kerugian mencapai puluhan juta rupiah. Tidak hanya sapinya, ternak milik warga desa lainnya juga dilaporkan mati, diduga akibat PMK yang sama. “Selain ternak saya, banyak sapi warga desa lainnya yang mati dan juga disinyalir terjangkit PMK,” ungkap Eko.

Pihak Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Ponorogo telah mengumpulkan para peternak untuk memberikan edukasi dan langkah penanganan lebih lanjut pasca kejadian tersebut.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Amankan Rekapitulasi Suara Kabupaten, Polres Ponorogo Terjunkan 200 Personil
Next: Pamit Mancing, Pemuda Asal Tempuran Sawoo Ponorogo Ditemukan Meninggal Dunia di Kali Tugu Trenggalek

Related Stories

evakuasi ular pithon di dua lokasi (foto: yudi)
  • Jelajah

Damkar Evakuasi Ular Pithon di Dua Lokasi, Patihan Kidul Siman dan Setono Jenangan

Gema Surya FM Selasa 2 Juni 2026 | 14:05 WIB
proses evakuasi korban terperosok ke jurang (foto: Plt Kapolsek Bungkal,Ipda Muhammad Khudori)
  • Headline
  • Jelajah

Rem Blong, Vario Terperosok ke Jurang Sedalam 10 Meter di Desa Pelem Bungkal

Gema Surya FM Selasa 2 Juni 2026 | 12:04 WIB
warga bergotong royong menandu orang sakit di temon ngrayun (foto: Edy hartoyo)
  • Jelajah

Soal Ada Warga Sakit dan Harus Ditandu, Ini Penjelasan Sekdes Temon Ngrayun

Gema Surya FM Selasa 2 Juni 2026 | 13:46 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.