Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar di Tegalombo Kauman
  • Puncak Kemarau BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla
  • Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN
  • Perpustakaan Keliling Kunjungi Sekolah Pinggiran, Ajak Siswa Suka Baca dan Permainan Edukatif
  • Permintaan Pembuatan Kartu Kuning di Disnaker Ponorogo Meningkat, Didominasi CPMI
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2025
  • Januari
  • 25
  • Giliran Sapi di Tumpakpelem Sawoo Mati Karena PMK
  • Jelajah

Giliran Sapi di Tumpakpelem Sawoo Mati Karena PMK

Gema Surya FM Sabtu 25 Januari 2025 | 10:19 WIB
sapi

Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kembali menyerang ternak sapi di Kabupaten Ponorogo. Kali ini, tiga ekor sapi yang berada di Desa Tumpak Pelem, Kecamatan Sawoo, dilaporkan terinfeksi. Sapi-sapi tersebut milik Eko Nurshodiq, warga setempat.

Eko menceritakan bahwa awal mula masuknya PMK ke desanya sekitar 8 Januari 2025, yang mulai menyerang sapi-sapi di wilayah tersebut. Tak lama setelah itu, pada seminggu kemudian, sapi milik kakaknya mati diduga akibat PMK. “Setelah itu, giliran ternak saya yang terjangkit, ada 3 ekor sapi. Dua sapi saat ini dalam perawatan, dan satu ekor sudah mati,” ujar Eko dengan wajah sedih.

Meskipun telah berupaya menjaga kebersihan kandang dan memberikan nutrisi yang baik untuk sapinya, Eko mengaku tidak bisa menghindarkan ternaknya dari serangan penyakit tersebut. “Saya sudah berusaha maksimal menjaga kebersihan kandang dan memberi makan dengan baik, namun tetap saja sapinya terjangkit PMK,” tambah Eko.

Akibat kejadian ini, Eko mengalami kerugian mencapai puluhan juta rupiah. Tidak hanya sapinya, ternak milik warga desa lainnya juga dilaporkan mati, diduga akibat PMK yang sama. “Selain ternak saya, banyak sapi warga desa lainnya yang mati dan juga disinyalir terjangkit PMK,” ungkap Eko.

Pihak Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Ponorogo telah mengumpulkan para peternak untuk memberikan edukasi dan langkah penanganan lebih lanjut pasca kejadian tersebut.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: 2 Anak Terkena DBD, Kelurahan Nologaten Lakukan Fogging
Next: Sepekan Dapat MBG, Para Siswa Mengaku Bisa Menabung Dan Tak Repot Bawa Bekal

Related Stories

Mobil Pikap Terbakar karna Korsleting (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar di Tegalombo Kauman

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:46 WIB
Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:03 WIB
BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Puncak Kemarau BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:31 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.