Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi
  • Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal
  • Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026
  • Medan Ekstrem dan Perjalanan Panjang, Relawan EMT RSU Aisyiyah Ponorogo Berjuang Layani Warga Aceh
  • Dukung Ketahanan Pangan, PDA Aisyiyah Ponorogo Luncurkan Beauty Garden
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2025
  • Januari
  • 20
  • Ketinggian Wilayah Ponorogo Dinilai Ideal untuk Pengembangan Kopi
  • Jelajah

Ketinggian Wilayah Ponorogo Dinilai Ideal untuk Pengembangan Kopi

Gema Surya FM Senin 20 Januari 2025 | 11:48 WIB
kopi

Ketinggian wilayah Ponorogo dinilai cocok untuk pengembangan tanaman kopi, baik jenis liberika, robusta, maupun arabika. Namun, tantangan utama yang harus dihadapi adalah menjaga kelembapan lahan yang menjadi area penanaman kopi.

Lukito Hari S., Pengawas Mutu Hasil Perkebunan pada Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Ponorogo, mengungkapkan bahwa wilayah ini sebenarnya sudah memenuhi syarat untuk budidaya kopi. “Ketinggian wilayah Ponorogo sangat potensial untuk kopi, termasuk liberika, robusta, dan arabika. Tetapi, banyak lahan yang pohonnya sudah ditebangi sehingga kelembapannya belum terjaga,” kata Lukito, Minggu (21/1).

Ia menambahkan bahwa sebagian besar lahan di area pegunungan dan Bukit Selingkar Wilis perlu dikonservasi kembali untuk mendukung pengembangan kopi. “Kami ingin memberikan motivasi kepada masyarakat bahwa tanaman kopi ini merupakan tanaman konservasi. Jadi, tanaman kopi tidak akan mengganggu fungsi hutan,” jelasnya.

Lukito juga menyampaikan dukungannya terhadap ekspansi tanaman kopi, khususnya di wilayah perhutani. “Kami yakin kopi jenis liberika bisa tumbuh baik di sana. Untuk itu, kami akan berkoordinasi dengan Perhutani untuk memastikan keberadaan tanaman pelindung yang mendukung kelembapan optimal,” ujarnya.

Selain di kawasan Perhutani, lahan pekarangan rumah juga bisa dimanfaatkan untuk menanam kopi asalkan kelembapan tanah tetap terjaga. Dengan optimalisasi ini, pengembangan kopi di Ponorogo diharapkan bisa menjadi sektor unggulan yang mendukung konservasi sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Puluhan Bulus Dilepas di Sendang Bulus Bringinan Jambon
Next: Di Purworejo Mlarak, Banyak Sapi Mati Mendadak, Peternak Mulai Kesulitan Mengubur Bangkai

Related Stories

gdx
  • Jelajah

Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 13:21 WIB
asz
  • Jelajah

Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 11:00 WIB
sz
  • Jelajah

Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 10:25 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.