Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar di Tegalombo Kauman
  • Puncak Kemarau BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla
  • Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN
  • Perpustakaan Keliling Kunjungi Sekolah Pinggiran, Ajak Siswa Suka Baca dan Permainan Edukatif
  • Permintaan Pembuatan Kartu Kuning di Disnaker Ponorogo Meningkat, Didominasi CPMI
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2025
  • Januari
  • 20
  • Di Purworejo Mlarak, Banyak Sapi Mati Mendadak, Peternak Mulai Kesulitan Mengubur Bangkai
  • Headline
  • Jelajah

Di Purworejo Mlarak, Banyak Sapi Mati Mendadak, Peternak Mulai Kesulitan Mengubur Bangkai

Gema Surya FM Senin 20 Januari 2025 | 11:39 WIB
Spi

Sejumlah peternak sapi di dukuh Purworejo desa Mlarak kecamatan Mlarak Ponorogo hari-hari ini menangis. Bagaimana tidak jika hewan ternaknya tiba-tiba mati mendadak sejak 2 pekan terakhir. Ada dugaan ternak sapi tersebut terserang penyakit mulut dan kuku PMK.

Selain banyak yang mati, ratusan ekor sapi lainnya sakit, dengan ciri-ciri seperti air liur berbusa, pincang, sulit berjalan, tidak mau makan, dan luka lepuh pada lidah serta gusi.

Anis, salah satu warga Dukuh Purworejo, mengungkapkan bahwa sapi yang mati juga milik adiknya. “Ada dua ekor sapi yang mati, sebelumnya anaknya dulu yang mati, baru induknya menyusul. Selain sapi milik adik saya, sapi milik tetangga juga mengalami nasib yang sama,” tutur Anis, Minggu (21/1).

Ia juga menjelaskan bahwa rata-rata sapi yang terkena PMK belum pernah mendapatkan vaksin. “Yang jadi masalah sekarang, bagaimana cara mengubur bangkai sapi. Warga takut mengubur karena khawatir tertular, apalagi kebanyakan juga punya ternak sendiri,” tambahnya.

Untuk mengatasi masalah tersebut, keluarga Anis akhirnya mendatangkan alat berat guna mengubur bangkai sapi agar tidak menimbulkan bau menyengat. Sementara itu, para peternak hanya bisa pasrah sembari menunggu bantuan dari petugas kesehatan hewan untuk merawat sapi-sapi yang sakit.

Sementara Boiran, kepala desa Mlarak Ponorogo saat dikonfirmasi mengakui ada 4 ekor sapi di desanya yang mati karena dugaan serangan PMK. Dari 107 ekor populasi sapi di wilayahnya 50 persen terserang penyakit yang disebabkan virus tersebut. Pihaknya meyayangkan warganya yang saat ada program vaksin gratis banyak yang menolak.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Tumpahan Solar di KM 23 Pelem Bungkal, 2 Pemotor dan Satu Truk Muatan Semen Tergelincir
Next: Atasi Banjir Jalan Menur dan Sekitarnya, DPU PKP Akan Normalisasi Saluran Afur Tambak Kemangi

Related Stories

Mobil Pikap Terbakar karna Korsleting (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar di Tegalombo Kauman

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:46 WIB
Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:03 WIB
BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Puncak Kemarau BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:31 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.