Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Peringati Hari Bumi, Kelompok Peduli Sungai Pasang Barikade Ban di Sungai Tambak Kemangi
  • Kemenhaj Ponorogo Ingatkan Jemaah Patuhi Aturan Barang Bawaan Pesawat
  • Jalur Jeruksing–Jabung Akhirnya Diperbaiki Tahun Ini, Anggaran Capai Rp3,5 Miliar
  • Aksi Penjambretan Gagal, Korban Pertahankan Tas Berisi Rp60 Juta di Bungkal Ponorogo
  • Viral Jalan Rusak Parah di Jalur Kesugihan–Ngebel, Kerap Picu Kecelakaan Tunggal
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2024
  • September
  • 4
  • Harga Sayuran Krisik Pudak Bubruk, Dijual Serba 1000 Rupiah di Tingkat Petani
  • Jelajah

Harga Sayuran Krisik Pudak Bubruk, Dijual Serba 1000 Rupiah di Tingkat Petani

Gema Surya FM Rabu 4 September 2024 | 10:53 WIB
Sayur di Pudak

Harga sayuran di desa Krisik Pudak Ponorogo bubruk. Karena murahnya, banyak petani yang enggan memanennya bahkan ada yang pilih digunakan untuk pakan sapi ketimbang harus menjualnya.

Irwan Santoso, Kepala Desa Krisik, menjelaskan, “Dulu harga kobis bisa mencapai Rp9.000 per kilogram, namun saat ini hanya Rp1.000 per kilogram. Harga sawi yang sebelumnya Rp5.000 per kilogram kini jatuh menjadi Rp1.000 per kilogram. Wortel turun dari Rp4.000 per kilogram menjadi Rp1.500 per kilogram, dan bawang pre dari Rp20.000 per kilogram menjadi Rp5.000 per kilogram.”

Penurunan harga yang drastis ini disebabkan oleh meningkatnya hasil produksi di desa tersebut serta panen raya di beberapa sentra sayuran luar daerah. “Tiga bulan lalu, saat harga sayur-sayuran tinggi, petani sangat bersemangat dan memperluas area tanam mereka. Namun, sekarang kami mengalami overproduksi yang mengakibatkan harga anjlok,” tambah Irwan.

Dampak dari situasi ini cukup signifikan. Dari produksi 60 ton per bulan pada periode panen sebelumnya, kini hasil produksi mencapai ratusan ton. Karenanya dari pada kerugian yang di tanggung cukup besar , petani pilih membiarkan lahannya begitu saja.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Karhutla di Gunung Gombak Nglarangan Kauman Ancam Ladang Jagung Dan Peternakan
Next: Terekam CCTV, Aksi Wanita Obok-Obok Konter HP di Timur Jeruksing Ponorogo

Related Stories

HRB
  • Jelajah

Peringati Hari Bumi, Kelompok Peduli Sungai Pasang Barikade Ban di Sungai Tambak Kemangi

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:47 WIB
MARJUNI
  • Jelajah

Kemenhaj Ponorogo Ingatkan Jemaah Patuhi Aturan Barang Bawaan Pesawat

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:42 WIB
James
  • Headline
  • Jelajah

Jalur Jeruksing–Jabung Akhirnya Diperbaiki Tahun Ini, Anggaran Capai Rp3,5 Miliar

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:28 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.