Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar di Tegalombo Kauman
  • Puncak Kemarau BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla
  • Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN
  • Perpustakaan Keliling Kunjungi Sekolah Pinggiran, Ajak Siswa Suka Baca dan Permainan Edukatif
  • Permintaan Pembuatan Kartu Kuning di Disnaker Ponorogo Meningkat, Didominasi CPMI
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2024
  • Juli
  • 31
  • Parkir Rp 3 Ribu di GOR dan Taman Kota, ” Bunuh” Usaha PKL
  • Headline
  • Jelajah

Parkir Rp 3 Ribu di GOR dan Taman Kota, ” Bunuh” Usaha PKL

Gema Surya FM Rabu 31 Juli 2024 | 11:32 WIB
PKL

Sejak parkir di Taman Kota Klono Sewandono dan Gelanggang olah raga – GOR di jalan Pramuka naik menjadi Rp 3 ribu untuk motor, usaha Para pedagang kaki lima – PKL yang berada di dalam sepi. Rata-rata pengunjung pilih ngopi di luar, karena tidak mau terbebani uang parkir.

Siti Jariyah, seorang pedagang asal Setono Jenangan, mengungkapkan, “Kebanyakan pelanggan kami adalah anak sekolah yang hanya memiliki uang saku cukup untuk sarapan dan minum teh atau kopi. Dengan tarif parkir yang baru, mereka merasa keberatan dan lebih memilih untuk sarapan dan ngopi di warung-warung di sekitar Jalan Pramuka yang bebas parkir.” Siti juga mencatat bahwa sebelum kenaikan tarif parkir, penjualan sudah mulai sepi, dan kini semakin menurun.

Menurut Siti, “Jika hanya mengandalkan pengunjung taman kota, kami sangat terbebani. Apalagi, kegiatan atau event di GOR jarang diadakan. Penjualan kami juga sangat jauh dari kondisi saat berjualan di barat stadion.” Siti menambahkan bahwa pedagang di taman kota juga menghadapi beban tambahan berupa biaya listrik, air, dan kabarnya, akan ada pungutan retribusi kebersihan sebesar Rp 50 ribu per bulan.

“Harapan kami, keluhan pedagang ini bisa didengar oleh bupati dan tarif parkir bisa direvisi,” ujar Siti. Dari total 30 pedagang yang berada di dalam taman kota, hanya sekitar 20 yang aktif berjualan, sementara sisanya buka tutup karena sepinya pengunjung.

Sebagai informasi tambahan, sekitar 30 PKL yang sebelumnya berjualan di barat stadion harus pindah ke taman kota mulai 1 Mei 2024, menyusul adanya pembangunan gedung Ekonomi Kreatif (Ekraf) di area tersebut.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Pemkab Lindungi Ribuan Pekerja Rentan di Ponorogo Dengan BPJS Ketenagakerjaan
Next: 5 SD Negeri Ponorogo Tak Dapat Murid, Bupati Siap Kumpulkan Kepala Desa

Related Stories

Mobil Pikap Terbakar karna Korsleting (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar di Tegalombo Kauman

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:46 WIB
Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:03 WIB
BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Puncak Kemarau BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:31 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.