Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Konsumsi Listrik Masyarakat Alami Kenaikan di Bulan Agustus 2026
  • Tekan Angka Pengangguran, Disnaker Ponorogo Gelar Job Fair
  • Pimpinan Daerah Muhammadiyah Ponorogo Gelar CRM Award 2026
  • Harga Sayur Mayur Turun dalam Sepekan Terakhir
  • Hasil Mediasi, Outlet Penjualan Miras di Tambakbayan Ditutup Permanen
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2024
  • Mei
  • 22
  • Pengendara Sepeda Pancal Meninggal Dunia Ditumbur Vario di Desa Menang Jambon
  • Jelajah

Pengendara Sepeda Pancal Meninggal Dunia Ditumbur Vario di Desa Menang Jambon

Gema Surya FM Rabu 22 Mei 2024 | 12:25 WIB
Ilustrasi

Nasib malang menimpa Mbah Jangkep (74) warga RT 02 RW 01, Desa Menang Jambon Ponorogo. Ia meninggal dunia setelah ditabrak oleh sepeda motor Honda Vario yang dikemudikan oleh AZ (19), warga Desa Karangan, Badegan. Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 WIB di jalan raya Menang, Jambon, Ponorogo.

Kapolsek Jambon, AKP Purwadi, menjelaskan kronologis peristiwa tersebut. Saat kejadian, Mbah Jangkep sedang menuntun sepeda pancalnya dan hendak menyeberang dari arah barat ke timur di pertigaan dekat Balai Desa Menang. Ketika ia sudah sampai di sisi timur dan berusaha menaiki sepedanya, ia ditabrak dari belakang oleh Honda Vario dengan nomor polisi AE 2207 UP. Akibatnya, Mbah Jangkep terpental dan jatuh dengan kepala membentur aspal.

“Warga yang mengetahui kejadian itu langsung melapor kepada polisi dan membawa korban ke RSU Muhammadiyah. Sayangnya, dalam perjalanan ke rumah sakit, Mbah Jangkep menghembuskan napas terakhir,” ujar AKP Purwadi.

Dari olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, kecelakaan tersebut diduga terjadi karena human error. Pengendara motor hanya mengalami luka ringan.

Sementara itu, Kepala Desa Menang Jambon, Imam Tamami, saat dikonfirmasi, membenarkan adanya kejadian laka lantas di wilayahnya yang menyebabkan warganya meninggal dunia. Informasi yang diterimanya menyebutkan bahwa Mbah Jangkep sepulang dari masjid hendak membayar upah tenaga tandur.

“Sebenarnya dia sudah sangat hati-hati dalam mengendarai sepeda pancalnya. Ada saksi yang mengetahui bahwa ketika hendak menyeberang, beliau rela turun dari kendaraannya dan menoleh kiri kanan memastikan arus lalu lintas aman. Namun, baru saja mengayuh sepedanya, ada motor yang menabraknya dari belakang hingga korban terpental dan mengalami luka parah di bagian kepala,” jelas Imam Tamami.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Dishub Pasang Cevron di 5 Titik Tikungan Ekstreem Jalur Wisata Telaga Ngebel
Next: Cerita Saksi Yunus Indriawan, Orang Pertama yang Dimintai Tolong Evakuasi Mayat Jiono ke Puskesmas

Related Stories

Disnaker Ponorogo Gelar Job Fair (Foto: Istimewa)
  • Headline
  • Jelajah

Tekan Angka Pengangguran, Disnaker Ponorogo Gelar Job Fair

Gema Surya FM Sabtu 12 September 2026 | 11:07 WIB
Konsumsi Listrik Masyarakat Alami Kenaikan di Bulan Agustus 2026 (Foto: Istimewa)
  • Headline
  • Jelajah

Konsumsi Listrik Masyarakat Alami Kenaikan di Bulan Agustus 2026

Gema Surya FM Sabtu 12 September 2026 | 11:28 WIB
PDM Ponorogo Gelar CRM Award 2026 (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Pimpinan Daerah Muhammadiyah Ponorogo Gelar CRM Award 2026

Gema Surya FM Sabtu 12 September 2026 | 11:00 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.