Jelajah

Memasuki Kemarau, BPBD Ponorogo Keluarkan Imbauan Antisipasi Bencana Longsor di Wilayah Pegunungan

Memasuki musim kemarau, bukan berarti Ponorogo aman dari bencana tanah longsor. Berdasarkan data di BPBD, sejumlah daerah masih berpotensi longsor, khususnya di wilayah pegunungan yang memiliki lereng tegak.

“Dari kajian untuk Kabupaten Ponorogo ini longsornya masih ada, karena di pegunungan-pegunungan ada potensi keretakan tanah,” kata Marem, analis kebencanaan BPBD Ponorogo

Beberapa wilayah tersebut, antara lain Ngebel, Pudak, Sooko, Pulung, Sawoo, Ngrayun, Sambit, Slahung, Badegan, dan Jambon.

Karenanya, pihaknya telah menyampaikan himbauan kepada warga sekitar melalui pemerintah desa setempat agar mewaspadai ancaman tanah longsor dan tanah gerak di bulan Mei ini.

Selain itu, pihaknya akan memasang alat Early Warning System (EWS) di sejumlah titik. Dikatakan bahwa tanah longsor selalu diawali dengan retakan tanah, dimana kondisi tersebut tidak memandang musim.

Imbauan waspada terhadap banjir dan tanah longsor juga berdasarkan instruksi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang bersifat nasional.

Meski di Ponorogo khususnya telah memasuki musim kemarau, namun masih ada beberapa wilayah di Indonesia yang masih diguyur hujan deras. (rl/ab)