Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Tanah Ambles di Desa Jrakah Sambit Ponorogo, Empat Rumah Terancam
  • Dapur Rumah Warga di Tempuran Sawo Rusak Diterjang Longsor, 2 Rumah Terancam Retakan Tanah
  • Harga 3 BBM Naik per 18 April 2026, Pemilik SPBU Khawatir Konsumen Beralih ke Subsidi karena Selisih Harga Besar
  • Imbas Geopolitik, Sejumlah Komoditas Naik, Ini Saran dari Pengamat Ekonomi
  • Hingga Pertengahan April, Tercatat 50 Kejadian Bencana Alam di Ponorogo.
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2024
  • Februari
  • 1
  • Bank Sampah Maheso Jenar Desa Plosojenar Ubah Sampah Jadi Duit Dan Emas
  • Jelajah

Bank Sampah Maheso Jenar Desa Plosojenar Ubah Sampah Jadi Duit Dan Emas

Gema Surya FM Kamis 1 Februari 2024 | 12:54 WIB
MAHESO
Cocopeat cocofiber produk unggulan dari Bank sampah mahesa jenar di Desa Plosojenar Kauman, (Foto/Ilustrasi)

Tumpukan sampah menjadi uang dan emas ditangan orang orang kreatif dan inovatif. Bank sampah mahesa Jenar di Desa Plosojenar sudah mewujudkannya, dimana kesejahteraan warga meningkat berkat sampah. 

Khusnudin ketua bank Sampah Maheso Jenar kepada gema surya Kamis (01/02) mengatakan, produk unggulan dari bank sampahnya adalah cocopeat cocofiber dan pupuk organik dari kotoran ternak, bahkan cocopeat dan cocofiber pernah akan diekspor namun akhirnya gagal lantaran covid-19. 

“Alhamdulillah berjalan satu tahun, dan perkembanganya bagus, bahkan ada yang eksportir yang kemarin datang dari Surabaya untuk menawarkan dan sudah deal, sudah ada semacam perjanjian, namun karena covid-19 akhirnya batal” terangnya kepada gema surya.

Meski begitu pihaknya tidak patah arang dengan terus memanfaatkan limbah dari bekas kelapa tersebut dimana selama ini wilayahnya banyak ditemui serabut kelapa yang jika dibuang hanya dibakar yang justru menimbulkan pencemaran sehingga diolah dan diproses menjadi cocopeat dan cocofiber.

“cocopeat dan cocofiber itu karena permasalah sampah di plosojenar terutamanya, karena dekat pasar, itu banyak sepet kambil, sepet kelapa itu kan dibakar akhirnya masyarakat resah” imbuhnya.

Cocopeat teruji dan terbukti bagus untuk persemaian dan menjadi media tanam, sedangkan cocofiber untuk tanaman anggrek dan kedepan akan dibuat tali. 

Dijelaskan sudah ada anggotanya yang mendapatkan emas 2 gram karena Bank sampah maheso jenar juga bekerja sama dengan pegadaian, yang menjadi kendala saat ini masih sulit menyadarkan warga untuk giat memilah dan memilih sampah sehingga edukasi terus dilakukan.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Uji Coba One Way Akan Diberlakukan 14 Februari 2024, Mulai Jam 6 Pagi
Next: PLN ULP Ponorogo Kota Siapkan Gardu Bergerak, Amankan Pasokan Listrik Saat Coblosan

Related Stories

WhatsApp Image 2026-04-18 at 13.41.50
  • Jelajah

Tanah Ambles di Desa Jrakah Sambit Ponorogo, Empat Rumah Terancam

Gema Surya FM Sabtu 18 April 2026 | 13:53 WIB
WhatsApp Image 2026-04-18 at 13.33.47
  • Jelajah

Dapur Rumah Warga di Tempuran Sawo Rusak Diterjang Longsor, 2 Rumah Terancam Retakan Tanah

Gema Surya FM Sabtu 18 April 2026 | 13:47 WIB
STOK BBM
  • Jelajah

Harga 3 BBM Naik per 18 April 2026, Pemilik SPBU Khawatir Konsumen Beralih ke Subsidi karena Selisih Harga Besar

Gema Surya FM Sabtu 18 April 2026 | 13:33 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.