Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Peringati Hari Bumi, Kelompok Peduli Sungai Pasang Barikade Ban di Sungai Tambak Kemangi
  • Kemenhaj Ponorogo Ingatkan Jemaah Patuhi Aturan Barang Bawaan Pesawat
  • Jalur Jeruksing–Jabung Akhirnya Diperbaiki Tahun Ini, Anggaran Capai Rp3,5 Miliar
  • Aksi Penjambretan Gagal, Korban Pertahankan Tas Berisi Rp60 Juta di Bungkal Ponorogo
  • Viral Jalan Rusak Parah di Jalur Kesugihan–Ngebel, Kerap Picu Kecelakaan Tunggal
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2023
  • November
  • 13
  • Masih Labil, Lokasi Longsor Dukuh Kendal Desa Bareng Dipasangi Patok
  • Jelajah

Masih Labil, Lokasi Longsor Dukuh Kendal Desa Bareng Dipasangi Patok

Gema Surya FM Senin 13 November 2023 | 09:49 WIB
longsor
lokasi  tanah longsor Dukuh Kendal Desa Bareng Pudak, di lokasi ini sudah dipasangi patok pembatas untuk menandai tanah yang masih labil dan berpotensi amblas maupun longsor. (Foto:Istimewa)

Demi keamanan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo memasang sejumlah patok dari bambu di lokasi  tanah longsor Dukuh Kendal Desa Bareng Pudak. Agung Prasetyo Kabid kedaruratan dan logistik BPBD Ponorogo mengungkapkan pasca longsor tanah disekitarnya menjadi tidak stabil sehingga berpotensi memunculkan longsor susulan.

“Membuat patok untuk membatasi sepanjang wilayah ini (lokasi longsor) tanah masih labil, kemarin kita upayakan bersama masyarakat membuat patok, dari bambu kemudian dikasih plastik” terangnya kepada gema surya (ahad 12/11).

Dengan ditandainya patok kata Agung, akan ada batasan mana lahan yang aman dan yang labil, sehingga petani yang bekerja di lahan tersebut berhati-hati. Pihaknya bersama warga dan juga perangkat Desa sudah menutup rekahan dengan tanah agar ketika hujan turun, air tidak masuk ke retakan tersebut,  juga memperbaiki saluran irigasi yang ada.

“Kira koordinasi dengan instansi terkait, bahwasanya memang disekitar titik longsor masih ada retakan-retakan yang memang retakan itu di akibatkan terbawanya tanah ambles ke bawah itu” tambahnya.

Dijelaskan jika sebenarnya lahan tersebut  tidak berpotensi longsor meski tingkat kemiringannya diatas 60 derajat, namun karena ulah ODGJ yang membendung saluran air, membuat lahan ambles sehingga terjadi longsor. 

Seperti diketahui, diduga karena ulah ODGJ sejumlah petani di Dukuh Kendal Desa Bareng Pudak Ponorogo harus menanggung kerugian besar, ini setelah lahan pertaniannya longsor lantaran warga yang mengidap gangguan jiwa itu sengaja membuka aliran bendungan irigasi semalaman.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Bencana Hidrometeorologi Diprediksi Akan Terjadi Hingga 2 Desember, Warga Diminta Waspada
Next: Laka di Dungus Pulung, Pelajar 16 Tahun Kehilangan Jempol Tangan

Related Stories

HRB
  • Jelajah

Peringati Hari Bumi, Kelompok Peduli Sungai Pasang Barikade Ban di Sungai Tambak Kemangi

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:47 WIB
MARJUNI
  • Jelajah

Kemenhaj Ponorogo Ingatkan Jemaah Patuhi Aturan Barang Bawaan Pesawat

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:42 WIB
James
  • Headline
  • Jelajah

Jalur Jeruksing–Jabung Akhirnya Diperbaiki Tahun Ini, Anggaran Capai Rp3,5 Miliar

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:28 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.