Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • 2 Remaja Pengendara Motor Tabrak Pohon di Telaga Ngebel, 1 Orang Meninggal Dunia
  • Didaftarkan Haji Sejak Usia 2 Tahun, Remaja 15 Tahun Jadi JCH Termuda Ponorogo
  • PLT Bupati Ponorogo Klaim Belum Ada ASN Yang Melanggar Selama WFH
  • Permudah Identifikasi, Ratusan Koper Jamaah Haji Ponorogo Diberi Kode Unik
  • Sengon Ambruk Timpa Kabel, 3 Tiang Listrik di Kocor Sawoo Roboh
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2023
  • Agustus
  • 14
  • Kasus Kebakaran Meningkat Sehari Bisa Terjadi 3 Kali Amukan Jago Merah
  • Jelajah

Kasus Kebakaran Meningkat Sehari Bisa Terjadi 3 Kali Amukan Jago Merah

Gema Surya FM Senin 14 Agustus 2023 | 15:51 WIB
Bambang (1)
Bambang Supeno, dalam keterangnnya kepada jurnalis RGS FM, terkait pada Ahad (13/8) terjadi 3 kali kebakran. (Foto/Yudi)

Musim kemarau ini kasus kebakaran di Ponorogo boleh dibilang meningkat. Dalam sehari mobil Damkar Ponorogo harus keluar kandang hingga 3 kali  dengan TKP yang berbeda-beda.

“Untuk hari Minggu kemarin (13/8), memang terjadi kebakaran 3 kali,” kata Bambang Supeno Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP, kepada Jurnasli RGS FM, Senin (14/8).

Pertama Ahad (13/8) pagi, yakni rumah milik warga Panjeng Jenangan diduga karena korsleting listrik kerugian Rp45 juta.

Kedua Ahad (13/8) sore, gudang buku lantai 3 milik Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) terbakar, disinyalir api muncul dari sofa yang terkena api karena tumpukan sampah yang dibakar terbang.

Sedangkan yang ketiga setelah melakukan pemadaman di PMDG, mobil Damkar meluncur ke Jalan Merapi yakni memadamkan api rumpun bambu yang sudah lima kali terbakar.

Bambang bilang, rata-rata diduga penyebabnya yakni human error. Misalnya di PMDG dan Jalan Merapi, mereka membakar sampah namun tidak ditunggui hingga api padam sehingga menjalar ke lokasi lain.

Sedangkan yang di Panjeng Jenangan, penyebab kebakaran yakni konsleting listrik karena stop kontak yang dipasang tidak sesuai standar. Di Jalan Merapi tersebut sudah 5 kali kebakaran rumpun bambu.

Padahal pihaknya juga sering mensosialisasikan ke masyarakat, jika membakar sampah agar ditunggui, supaya tidak menjalar ke rumpun bambu yang ada disekitar.

Bambang Supeno menghimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melakukan pembakaran sampah. (yd/rl/ab) 

 

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Kebakaran Hutan di Truneng Slahung, Usaha Madu Liar Warga Hangus
Next: Pemdes Lengkong Sukorejo Bantah, Kematian Mbah Martumi Karena Tubuhnya Terbakar Setelah Bakar Sampah

Related Stories

ngebel
  • Jelajah

2 Remaja Pengendara Motor Tabrak Pohon di Telaga Ngebel, 1 Orang Meninggal Dunia

Gema Surya FM Sabtu 25 April 2026 | 17:27 WIB
WhatsApp Image 2026-04-25 at 13.01.36
  • Jelajah

Didaftarkan Haji Sejak Usia 2 Tahun, Remaja 15 Tahun Jadi JCH Termuda Ponorogo

Gema Surya FM Sabtu 25 April 2026 | 14:23 WIB
qdho
  • Jelajah

PMI Asal Prayungan Sawoo Menderita Stroke di Taiwan, Ini Harapan Sang Istri

Gema Surya FM Jumat 24 April 2026 | 15:38 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.