Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Peringati Hari Bumi, Kelompok Peduli Sungai Pasang Barikade Ban di Sungai Tambak Kemangi
  • Kemenhaj Ponorogo Ingatkan Jemaah Patuhi Aturan Barang Bawaan Pesawat
  • Jalur Jeruksing–Jabung Akhirnya Diperbaiki Tahun Ini, Anggaran Capai Rp3,5 Miliar
  • Aksi Penjambretan Gagal, Korban Pertahankan Tas Berisi Rp60 Juta di Bungkal Ponorogo
  • Viral Jalan Rusak Parah di Jalur Kesugihan–Ngebel, Kerap Picu Kecelakaan Tunggal
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2022
  • Juni
  • 27
  • Takut Demam Pasca Vaksin Sapi, Peternak Sapi Perah di Pudak Minta Ada Sosialisasi
  • Jelajah

Takut Demam Pasca Vaksin Sapi, Peternak Sapi Perah di Pudak Minta Ada Sosialisasi

Gema Surya FM Senin 27 Juni 2022 | 14:04 WIB
Kades Krisik
Dinas pertanian diminta segera memberikan sosialisasi mengenai vaksinasi sapi kepada peternak / Foto : Ilustrasi

Rencana vaksinasi PMK terhadap sapi justru membuat sejumlah peternak  di Desa Krisik Pudak galau, mereka khawatir sapi yang sehat dan yang dalam tahap pemulihan, akan sakit lagi pasca disuntik. Erwan Santoso Kepala Desa Krisik Pudak mengatakan, pihaknya mendapat kabar di Tulungagung, sapi perah mengalami panas demam, setelah mendapat vaksinasi sehingga malas  makan.

Karenanya dinas pertanian diminta segera memberikan sosialisasi, apakah vaksin tersebut hanya di khususkan bagi sapi yang benar benar sehat, atau juga sapi yang masih dalam tahap pemulihan pasca kena PMK. Dijelaskan saat ini, kasus penularan PMK di wilayahnya sudah menurun begitu juga tingkat kematiannya, sehingga kondisi sapi masuk dalam tahap penyembuhan dan pemulihan. Pihaknya tak ingin, dengan adanya vaksinasi justru beresiko terhadap kesehatan sapi sapi tersebut. Hingga senin 27 Juni belum ada informasi resmi terkait pelaksanaan vaksinasi PMK di desanya.

Sekedar mengetahui, 8.000 dosis vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK)  tiba di Ponorogo Jumat sore, Vaksin berlabel Aftopor tersebut langsung disimpan di lemari pendingin milik Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dipertahankan), Siti barokah Kepala Bidang Peternakan Kesehatan Hewan dan Perikanan Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Peternakan (Dipertahankan) mengatakan, jika nantinya 8.000 dosis vaksin tersebut bakal disuntikkan pada 7.000 sapi perah dan seribu sapi potong atau pedaging, masing-masing sapi akan disuntik 2 ml dosis dimana, Satu botol vaksin berisi 200 ml, sehingga bisa digunakan untuk 100 ekor sapi.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Jamaah Haji Ponorogo akan tiba di Ponorogo Selasa 19 Juli 2022, Penjemputan di Kantor Kemenag
Next: Masih Panjang, Perjalanan Pembahasan Raperda Kawasan Tanpa Rokok

Related Stories

HRB
  • Jelajah

Peringati Hari Bumi, Kelompok Peduli Sungai Pasang Barikade Ban di Sungai Tambak Kemangi

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:47 WIB
MARJUNI
  • Jelajah

Kemenhaj Ponorogo Ingatkan Jemaah Patuhi Aturan Barang Bawaan Pesawat

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:42 WIB
James
  • Headline
  • Jelajah

Jalur Jeruksing–Jabung Akhirnya Diperbaiki Tahun Ini, Anggaran Capai Rp3,5 Miliar

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:28 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.