
Adanya puluhan sapi yang terinfeksi Penyakit Mulut dan Kuku – PMK, membuat Pemkab Ponorogo segera melakukan penanganan agar serangan tidak semakin meluas. Selain minta dinas pertanian ketahanan pangan dan perikanan melakukan karantina wilayah, juga menurunkan dokter hewan terbaik.
Sekda Agus Pramono mengatakan, sapi dari Pudak dilarang keluar, begitu juga dari luar daerah dilarang masuk. Sebab pihaknya yakin, penularan PMK karena kebobolan ada ternak sapi dari luar yang berhasil masuk Pudak. Padahal penyekatan sudah dilakukan di berbagai titik agar penyakit yang disebabkan virus tersebut tidak masuk Ponorogo.
Sekda juga berharap masyarakat tidak perlu panik, sebab sapi yang dijual dan disembelih untuk Idul Adha nanti, sapi sehat bebas dari PMK. Untuk melindungi usaha peternak di Pudak, pihaknya sudah menyurati bank pemerintah untuk memberikan kelonggaran apabila ada pinjaman.