Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar di Tegalombo Kauman
  • Puncak Kemarau BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla
  • Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN
  • Perpustakaan Keliling Kunjungi Sekolah Pinggiran, Ajak Siswa Suka Baca dan Permainan Edukatif
  • Permintaan Pembuatan Kartu Kuning di Disnaker Ponorogo Meningkat, Didominasi CPMI
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2021
  • Desember
  • 1
  • Karung Goni Dan Ilalang Kering, Ditangan Pemuda Badegan Disulap Jadi Berbagai Kerajinan Cantik
  • Headline
  • Jelajah

Karung Goni Dan Ilalang Kering, Ditangan Pemuda Badegan Disulap Jadi Berbagai Kerajinan Cantik

Gema Surya FM Rabu 1 Desember 2021 | 09:47 WIB
kompas

Menjadi korban PHK saat pandemi tidak membuat Kompas Aryuandika , warga jalan Abiyoso Badegan ,  patah arang .  Lelaki 36 tahun tersebut  berusaha untuk mencari uang dengan melihat peluang , salah satunya  menyulap karung Goni bekas untuk dijadikan kerajinan tangan .  Hasilnya luar biasa, sejak 2 bulan terakhir, permintaan terus naik .

Kepada gema surya , bapak 2 anak  itu mengatakan memulai usahanya  pada Agustus September lalu . Saat itu sempat bingung mau bekerja apa , tapi ide kreatifnya muncul ketika melihat banyak sampah berserakan salah satunya karung goni bekas .  Kebetulan dirinya memiliki pengalaman membuat kerajinan tangan saat bekerja di Surabaya dan juga pernah belajar dengan para pekerja seni di Yogyakarta .

Adapun kerajinan tangan yang diciptakan adalah vas bunga dan tempat tisu  untuk bunga nya sendiri, memanfaatkan ilalang yang ada di hutan lalu dikeringkan .  Dijelaskan, sejak 2 bulan terakhir omzetnya naik 60 prosen ,sehingga dirinya dibantu 5 pemuda desa dilingkungannya .  Pemasaran selalu melalui media sosial juga dari mulut ke mulut .

Menariknya banyak permintaan yang datang dari luar daerah seperti magetan , Solo hingga Jakarta .  Bahkan terakhir juga ada permintaan untuk dikirim ke Hongkong .  Untuk harga sendiri bervariasi , dari yang paling murah 20 ribu rupiah hingga paling mahal diatas 200 ribu rupiah, tergantung bahan, ukuran dan motif.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Tebing Longsor di Blitar, Sopir Asal Ponorogo Meninggal Tertimpa Runtuhan Saat Buang Hajat
Next: Jalan Di Sukorejo Rusak, Warga Wul-Wulan Untuk Perbaiki Jalan

Related Stories

Mobil Pikap Terbakar karna Korsleting (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar di Tegalombo Kauman

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:46 WIB
Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:03 WIB
BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Puncak Kemarau BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:31 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.